Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Apresiasi Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bone, Progres Lampaui Target

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bone di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (5/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap proyek strategis yang bertujuan mengurangi risiko banjir sekaligus melindungi kawasan permukiman warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bone.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi III didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai II Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Abd. Hamid Muhudin, ST, yang memaparkan perkembangan pekerjaan di lapangan.

Menurut Hamid, proyek pengendalian banjir Sungai Bone meliputi pembangunan parapet, penguatan tebing sungai, pembangunan saluran drainase, jalan inspeksi, hingga pembangunan pintu air sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

Baca Juga :  Evaluasi Kerja Sama Media, DPRD Provinsi Gorontalo Tekankan Akurasi dan Etika Jurnalistik

Ia menjelaskan bahwa nilai kontrak proyek yang semula sebesar Rp13,5 miliar mengalami penyesuaian menjadi lebih dari Rp12 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang dipengaruhi kondisi ekonomi nasional. Penyesuaian tersebut juga berdampak pada panjang penanganan yang semula direncanakan mencapai 1.500 meter, menjadi 987 meter.

Meski demikian, pelaksanaan proyek menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga 5 Juli 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 77,16 persen, jauh melampaui target rencana sebesar 60,95 persen, atau mencatat deviasi positif sebesar 16,21 persen.

Dengan capaian tersebut, proyek sepanjang 987 meter itu ditargetkan selesai pada Agustus 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Menanam Harapan, Memulihkan Alam Bersama Mahasiswa KKN UGM di Desa Motihelumo

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menyampaikan apresiasi atas kinerja Balai Wilayah Sungai Sulawesi II bersama seluruh pelaksana proyek yang dinilai mampu menjaga kualitas pekerjaan sekaligus mempercepat progres pembangunan.

“Kami mengapresiasi kinerja PPK bersama seluruh pelaksana di lapangan. Capaian progres yang sudah mencapai 77,16 persen dengan deviasi positif menunjukkan pekerjaan berjalan sangat baik. Kami berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang maksimal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Espin.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa pengendalian banjir Sungai Bone merupakan kebutuhan jangka panjang yang harus terus mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, penanganan sepanjang 987 meter belum sepenuhnya mampu mengatasi seluruh titik rawan banjir yang masih mengancam permukiman warga.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Yakin Presiden Prabowo Akan Tetapkan H.B. Jassin Sebagai Pahlawan Nasional 2025

Karena itu, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo akan terus mendorong agar program pengendalian banjir Sungai Bone dapat dilanjutkan pada tahun anggaran 2027.

“Ke depan kami akan terus mendorong agar penanganan Sungai Bone dapat dilanjutkan pada tahun 2027. Harapannya seluruh kawasan rawan banjir dapat tertangani secara menyeluruh sehingga masyarakat memperoleh perlindungan yang lebih baik dari ancaman banjir,” tegasnya.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur strategis agar berjalan sesuai target, tepat waktu, tepat mutu, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi risiko banjir di wilayah Bone Bolango.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *