Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Jalan Longsor di Bongomeme, Akses Petani Terganggu

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke ruas jalan Pulubala–Batulayar–Liyodu–Liyoto–Kayumerah di Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/4/2026).

Peninjauan dilakukan setelah ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor yang terjadi usai hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Jalan itu diketahui baru dibangun pada 2025 melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) oleh Balai Jalan. Namun, material longsor mengikis hampir setengah badan jalan sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Investigasi Proyek Irigasi Randangan Kiri di Pohuwato

Kondisi diperparah oleh sedimentasi sungai di sekitar lokasi. Endapan material menutup jalur air sehingga aliran sungai berbelok dan menghantam fondasi jalan serta lahan perkebunan milik warga.

Akibat kerusakan itu, mobilitas masyarakat mulai terganggu, terutama petani yang mengangkut hasil panen jagung dan padi dari Kecamatan Bongomeme menuju Pulubala.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III juga berdialog dengan pemerintah desa guna membahas langkah penanganan darurat.

Beberapa upaya yang mulai dilakukan yakni normalisasi sungai menggunakan alat berat agar aliran air kembali ke jalurnya, serta rencana pemasangan bronjong untuk menahan abrasi di sisi jalan.

Baca Juga :  Thomas Mopili: Peran Saka Nasional Wadah Lahirnya Pemimpin Muda

Selain itu, muncul rencana pengalihan alur sungai melalui skema tukar guling lahan warga. Namun, langkah tersebut masih menghadapi kendala karena sebagian masyarakat belum memberikan persetujuan.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menegaskan penanganan harus segera dilakukan agar kerusakan tidak semakin meluas.

“Kerusakan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kami mendorong percepatan normalisasi sungai dan pemasangan bronjong agar badan jalan tidak semakin tergerus. Ini akses vital bagi masyarakat, terutama petani,” tegasnya.
Ia menambahkan, komunikasi dengan masyarakat terkait rencana relokasi alur sungai perlu dilakukan secara persuasif.
“Kami berharap ada kesepahaman bersama, karena langkah ini untuk kepentingan jangka panjang. Pemerintah harus hadir memberikan solusi terbaik bagi warga,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gorontalo Apresiasi Kesiapan Polda Hadapi Cuaca Ekstrem

Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan akan terus mengawal proses perbaikan jalan tersebut. Perbaikan diharapkan dapat segera dilakukan sebelum curah hujan kembali meningkat dan berpotensi memutus total akses transportasi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *