Komisi IV DPRD Apresiasi GoHM 2026, Sri Darsianti Sebut Lebih Baik dari Tahun Lalu

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Persiapan Gorontalo Half Marathon (GoHM) 2026 mendapat perhatian Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo.

Legislator meminta sejumlah aspek teknis dimatangkan agar pelaksanaan event olahraga tersebut dapat berjalan lebih maksimal.

Hal itu dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo bersama Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Senin (5/10/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna, mengapresiasi persiapan yang dilakukan panitia, termasuk identitas visual GoHM 2026.

Menurutnya, penggunaan warna ungu dinilai merepresentasikan identitas Provinsi Gorontalo. Namun, DPRD masih mendorong adanya koordinasi lebih lanjut dengan komunitas lari lokal.

“Alhamdulillah,kami sangat mengapresiasi langkah-langkah dari KadisPora sebagai Ketua Panitia GoHM 2026. artinya sudah lebih baik dari tahun kemarin, apalagi kita melihat logo, terutama warna itu sudah warna ungu yang mencerminkan warna dari Provinsi Gorontalo. terkait dengan hal-hal lain, kita masih akan mempertemukan lagi dengan beberapa komunitas lari khsusus di Gorontalo agar pelaksanaanya akan lebih maksimal lagi,” ucap dr. Sri Darsianti Tuna kepada awak media.

Baca Juga :  3 Alasan Air Minum Bebas BPA Penting untuk Kesehatan Keluarga, Jangan Sampai Salah Pilih Galon

Sri Darsianti mengatakan koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara terintegrasi.

Selain itu, Komisi IV juga membuka pembahasan mengenai dukungan anggaran untuk pelaksanaan GoHM pada 2027, termasuk kemungkinan melalui skema hibah.

“Tidak ada hal lain kami sampaikan karena pemaparan dari Pak Kadis Sultan Kalupe sebagai Ketua panitia itu sudah sangat bagus,” katanya.

Ia menilai penyelenggaraan event olahraga berskala daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk komunitas yang selama ini aktif dalam olahraga lari.

Sri Darsianti juga menyinggung identitas warna ungu yang digunakan dalam GoHM 2026.

Menurutnya, warna tersebut diharapkan menjadi identitas daerah dan tidak dikaitkan dengan kepentingan politik maupun warna partai tertentu.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Ingatkan Napi Penerima Remisi Tidak Mengulangi Kesalahan

“Jadi kesimpulan di sini kami yakin dan percaya GoHM kami sangat mengapresiasi dalam pemaparan tadi,”jelasmya.

Terakhir, Komisi IV menyarankan kepada panitia dengan adanya “ kode promo “ agar supayah kalangan pelajar dan umum bisa ikut memberikan kontribusi event sekaligus berpartisipaasi dalam pelaksanakan GoHM dan juga memperkenalkan pariwisata Gorontalo.

Sementara itu, Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Panitia GoHM 2026, Dr. Ir. Sultan Kalupe, S.T., M.T., memastikan Gorontalo Marathon dirancang sebagai event yang merepresentasikan masyarakat Gorontalo.

Sultan mengatakan penggunaan warna ungu pada identitas visual merupakan bagian dari upaya menghadirkan karakter daerah dalam penyelenggaraan event.

“Gorontalo Half Maraton ini adalah merupakan milik dari seluruh masyarakat Gorontalo tidak berpihak ke mana-mana, sehingga kami juga sangat senang dan memberikan apresiasi juga kepada anggota DPRD, khususnya Komisi IV, yang telah memberikan apresiasi terhadap baik itu model jersey, bentuk, warna, kemudian juga medali,” tutur Sultan.

Baca Juga :  Bupati Tojo Una-Una Buktikan Komitmen Bangun Sekolah Rakyat, Dinas PUPR Tancap Gas Land Clearing Lahan

Dalam RDP tersebut, sejumlah masukan juga disampaikan untuk menyempurnakan persiapan GoHM 2026.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan kesiapan race director, pelibatan komunitas lari, serta kesiapan tim medis yang akan mendukung jalannya perlombaan.

Sultan mengatakan pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan komunitas lari. Menurutnya, keterlibatan komunitas dapat membantu memperkuat persiapan sekaligus pelaksanaan event.

Pihak Disparekrafpora juga telah menyiapkan agenda pertemuan dengan komunitas lari di Gorontalo untuk membahas bentuk partisipasi mereka.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober 2026. Forum itu diharapkan menghasilkan bentuk keterlibatan komunitas yang lebih konkret dalam mendukung pelaksanaan GoHM 2026.

Dengan adanya koordinasi lanjutan tersebut, persiapan GoHM 2026 diarahkan tidak hanya pada aspek teknis lomba, tetapi juga pada penguatan identitas daerah dan kolaborasi dengan komunitas olahraga di Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *