Libatkan BRI,Imigrasi Gorontalo Gelar Pelatihan Pelayanan Prima untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

Tabayun.co.id, GORONTALO — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo menggelar pelatihan budaya pelayanan prima bagi seluruh pegawai sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Josua Pahala Martua.

Dalam sambutannya, Josua menekankan bahwa pelayanan berkualitas menjadi unsur penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi keimigrasian.

“pelayanan prima merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi keimigrasian.”

Baca Juga :  BPS Provinsi Gorontalo: Tingkat Hunian Hotel Bintang Gorontalo Naik pada November 2025

Menurut dia, perubahan dalam sistem pelayanan tidak hanya berkaitan dengan proses administratif atau prosedur kerja semata. Lebih dari itu, peningkatan layanan juga mencakup sikap aparatur, etika komunikasi, empati, hingga konsistensi dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut turut menghadirkan narasumber dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Gorontalo yang membagikan pengalaman mengenai penerapan standar layanan dan penguatan budaya kerja di sektor perbankan.

Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh pemahaman tentang strategi peningkatan kepuasan pengguna layanan, termasuk pengelolaan pelayanan berbasis standar mutu.

Baca Juga :  Perda Kesehatan Jadi Capaian, A.R Mohammad Minta Profesi Dilibatkan dalam Distribusi Dokter

Asisten Manajer Operasional Bank BRI Cabang Gorontalo, Agus Pramono Lahati, dalam pemaparannya menyoroti pentingnya membangun budaya pelayanan yang tertanam dalam perilaku individu maupun sistem organisasi.

“Pelayanan prima dipahami sebagai komitmen kolektif yang diwujudkan melalui integritas, kecepatan, ketepatan informasi, kemampuan menangani keluhan, serta penampilan profesional aparatur.”

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pelayanan melalui metode role play. Melalui simulasi ini, para peserta berlatih menerapkan teknik komunikasi efektif, pengendalian emosi, serta cara menangani keluhan masyarakat secara tepat.

Baca Juga :  KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur Usai Rakernas Partai Nasdem

Diskusi interaktif juga mewarnai pelatihan tersebut. Peserta membahas berbagai tantangan yang sering dihadapi dalam pelayanan keimigrasian, termasuk meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan publik.

Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo berharap nilai-nilai pelayanan prima tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *