TABAYYUN.CO.ID, OLAHRAGA— Lionel Messi resmi mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina. Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang La Pulga di level internasional yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Kabar pensiunnya Messi dari sepak bola internasional disampaikan jurnalis Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya.
“LIONEL MESSI PENSIUN DARI SEPAK BOLA INTERNASIONAL. Messi tidak akan lagi bermain untuk tim nasional Argentina,” tulis Romano.
Dengan keputusan tersebut, Messi tidak lagi menjadi bagian dari skuad Argentina untuk pertandingan internasional berikutnya.
Selama membela Albiceleste, pemain berusia 39 tahun itu mencatatkan 207 penampilan dengan torehan 125 gol. Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Argentina.
Perjalanan Messi bersama Argentina dimulai ketika ia menjalani debut senior pada 2005. Sejak saat itu, perannya berkembang dari pemain muda berbakat menjadi kapten sekaligus simbol utama tim nasional.
Puncak perjalanan tersebut terjadi ketika Messi berhasil mengantarkan Argentina menjuarai Copa America 2021 dan 2024. Ia juga menjadi bagian penting ketika Argentina meraih medali emas Olimpiade 2008.
Namun, pencapaian yang paling monumental tentu datang pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Messi membawa Argentina menjadi juara dunia setelah melewati perjalanan panjang di turnamen tersebut. Gelar itu sekaligus menjadi pencapaian yang selama bertahun-tahun dinantikan sang megabintang.
Kesuksesan di Qatar membuat Messi menyamai pencapaian legenda Argentina, Diego Maradona, yang sebelumnya menjadi simbol kejayaan sepak bola negara tersebut di Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 2026, Messi masih berusaha membawa Argentina kembali ke podium tertinggi. Namun, langkah La Albiceleste terhenti setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada pertandingan final di New York pada Juli 2026.
Kekalahan tersebut menjadi bagian dari penghujung perjalanan internasional Messi bersama Argentina.
Media lokal Argentina kemudian melaporkan bahwa keputusan meninggalkan tim nasional diambil Messi setelah mempertimbangkan perjalanan panjangnya bersama Albiceleste.
“Ini adalah keputusan yang sangat menyakitkan dan masih terasa begitu dalam, namun saya tahu ini adalah waktu yang tepat,” ujar Messi.
Keputusan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi Argentina. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, tim nasional harus bersiap menghadapi pertandingan tanpa sosok yang selama ini menjadi pusat permainan mereka.
Messi pun menegaskan bahwa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan untuk Argentina dan kini waktunya memberikan kesempatan kepada pemain generasi berikutnya.
“Saya selalu memberikan segalanya untuk seragam ini. Saya tidak memiliki apa-apa lagi untuk diberikan, dan kini saatnya memberi ruang bagi generasi muda yang luar biasa,” pungkas Messi
Pensiunnya Messi bukan sekadar pergantian pemain dalam skuad Argentina. Keputusan itu menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.
Selama membela Argentina, Messi telah meninggalkan warisan berupa gelar, rekor gol, penampilan terbanyak, sekaligus kenangan dari sebuah generasi yang akhirnya mampu membawa trofi Piala Dunia kembali ke negaranya.













