Mes Dokter Internsip RSUD ZUS Gorontalo Utara Terbakar, Asal Api Masih Misterius

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO UTARA — Bangunan eks Rumah Sakit Bergerak (RSB) yang digunakan sebagai tempat tinggal dokter internsip di lingkungan RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS), Kabupaten Gorontalo Utara, terbakar, Kamis (17/9/2026).

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan yang selama ini difungsikan sebagai mes bagi para dokter yang tengah menjalani program internsip sekaligus melaksanakan tugas pelayanan kesehatan di Gorontalo Utara.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para penghuni bangunan diketahui sudah berada di luar lokasi ketika kobaran api mulai membesar.

Kebakaran sempat menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kawasan rumah sakit. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api dan mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar RSUD ZUS.

Baca Juga :  Direktur RS ZUS Gorontalo Utara Bungkam soal Sampah Menggunung, Warga Pertanyakan Kepedulian Manajemen

Proses penanganan tidak hanya dilakukan dengan memadamkan kobaran utama. Petugas juga melakukan pendinginan terhadap bagian-bagian bangunan yang masih berpotensi menyimpan panas dan kembali memicu api.

Meski api berhasil ditangani, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti.

Pihak terkait belum dapat memastikan titik pertama munculnya api maupun faktor yang menyebabkan bangunan tersebut terbakar.

Pemeriksaan terhadap kondisi bangunan pascakebakaran masih diperlukan sebelum dapat ditarik kesimpulan mengenai sumber maupun penyebab kejadian.

Besaran kerugian material juga belum diketahui. Pendataan masih dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan bangunan serta barang-barang yang berada di dalam mes.

Baca Juga :  Direktur RSUD ZUS: Layanan Rumah Sakit Beroperasi 24 Jam, Observasi Maksimal 8 Jam

Peristiwa ini menjadi perhatian tersendiri karena bangunan yang terbakar selama ini bukan hanya digunakan sebagai fasilitas pendukung rumah sakit, tetapi juga menjadi tempat tinggal para dokter internsip selama menjalankan penugasan di Gorontalo Utara.

Kebakaran tersebut otomatis menimbulkan kebutuhan baru bagi manajemen RSUD ZUS untuk memastikan para dokter internsip tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak selama masa penugasan.

Manajemen rumah sakit disebut mulai menyiapkan alternatif hunian bagi dokter yang terdampak. Langkah tersebut diperlukan agar kejadian kebakaran tidak menghambat keberlangsungan program internsip maupun pelayanan kesehatan yang mereka jalankan.

Di sisi lain, penanganan pascakebakaran masih terus dilakukan. Setelah kondisi benar-benar dinyatakan aman, pemeriksaan terhadap bangunan akan menjadi bagian penting untuk mengetahui tingkat kerusakan dan membantu mengungkap asal mula api.

Baca Juga :  Gandeng Dinkes, IDI, dan PPNI, RSUD ZUS Siapkan Layanan Spesialis untuk Warga Ponelo Kepulauan pada Motabi Kambungu

Hingga kini, dua hal masih menjadi perhatian utama, yakni penyebab kebakaran dan nilai kerugian yang ditimbulkan.

Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik dari peristiwa tersebut. Namun, kerusakan bangunan yang selama ini menjadi tempat tinggal dokter internsip membuat manajemen rumah sakit perlu segera memastikan kebutuhan hunian pengganti agar tugas pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran dan total kerugian masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendataan dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *