Pasien di Ruang Isolasi Direkam KTP-el, Disdukcapil Kota Gorontalo Turun Langsung ke Rumah Sakit

TABAYYUN.CO.ID, KOTA GORONTALO– Di tengah kondisi kesehatan yang menurun, seorang pasien yang tengah menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit akhirnya mendapatkan layanan perekaman KTP elektronik (KTP-el).

Perekaman tersebut dilakukan langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Gorontalo sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan administrasi pasien.

Peristiwa itu bermula ketika keluarga pasien mendatangi kantor Disdukcapil Kota Gorontalo untuk meminta bantuan penerbitan KTP-el. Dokumen tersebut dibutuhkan untuk menunjang proses administrasi rujukan dan pelayanan kesehatan lanjutan.

Namun, setelah dilakukan pengecekan melalui sistem administrasi kependudukan, diketahui bahwa data kependudukan pasien belum aktif karena yang bersangkutan belum pernah melakukan perekaman KTP-el.

Penelusuran kemudian menunjukkan bahwa pasien tersebut bukan penduduk Kota Gorontalo. Selama bertahun-tahun, pasien diketahui berpindah-pindah tempat tinggal sehingga belum sempat melakukan perekaman KTP-el di daerah asal.

Baca Juga :  Wagub Idah Buka Pasar Murah di Lanal Gorontalo, Warga Dapat Sembako Harga Murah

Kondisi itu baru diketahui ketika pasien harus mendapatkan perawatan medis di Kota Gorontalo.

Melihat kondisi pasien yang membutuhkan penanganan segera, Disdukcapil Kota Gorontalo kemudian mengambil langkah jemput bola dengan mendatangi rumah sakit.

Melalui inovasi D’MAWAR 7571 (Dukcapil Menyapa Warga), petugas membawa perangkat perekaman portabel ke rumah sakit untuk melakukan perekaman biometrik secara langsung.

Karena pasien berada di ruang isolasi, petugas juga menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai prosedur kesehatan selama proses pelayanan berlangsung.

Kepala Disdukcapil Kota Gorontalo, Yusrianto Kadir, SE, M.Ec.Dev, mengatakan pelayanan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya memastikan pasien tetap memperoleh haknya atas layanan dasar.

“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan dan kebutuhan dasar warga harus menjadi prioritas. Walaupun pasien bukan warga Kota Gorontalo, beliau sedang dirawat di wilayah kami dan membutuhkan dokumen kependudukan untuk menunjang proses pelayanan medis. Maka dari itu, kami hadir untuk membantu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkeu Setujui Pemindahan RKUD Kota Gorontalo dari BSG ke BTN

Menurut Yusrianto, pelayanan lintas wilayah tersebut menunjukkan komitmen Disdukcapil Kota Gorontalo dalam memberikan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan adaptif.

Ia menilai pelayanan publik harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat, termasuk ketika warga berada dalam situasi yang membutuhkan penanganan khusus.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi semangat Torang Bekeng Bae yang terus didorong Pemerintah Kota Gorontalo dalam membangun pelayanan publik yang mudah diakses, humanis, dan responsif.

KTP-el Penting untuk Akses Layanan Publik

Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa dokumen kependudukan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Open House dan Arisan Keluarga, Sulyanto Pateda Pererat Kebersamaan Di Hari Lebaran

KTP-el tidak hanya berfungsi sebagai identitas diri, tetapi juga menjadi salah satu dokumen penting dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan sosial, perbankan, hingga administrasi pemerintahan.

Karena itu, Disdukcapil Kota Gorontalo mengimbau masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk tidak menunda melakukan perekaman KTP-el.

Melalui program D’MAWAR 7571, layanan jemput bola terus dioptimalkan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun kelompok rentan.

Perekaman KTP-el di ruang isolasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan bukan semata-mata persoalan dokumen.

Lebih dari itu, pelayanan adminduk menjadi bagian dari upaya negara memastikan masyarakat tetap memperoleh hak atas layanan dasar, termasuk ketika berada dalam kondisi yang paling membutuhkan bantuan.

Writer: FaisalEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *