Pejagindo Apresiasi Langkah Pemprov Gorontalo Buka Akses Citilink, Jasin Dorong Transit Makassar

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Rencana pembukaan kembali layanan penerbangan Citilink ke Gorontalo mulai menemukan titik terang.

Dalam pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sejumlah pelaku usaha di Tangerang, Senin (19/10/2026), Citilink menyampaikan rencana uji coba penerbangan pada pekan pertama Desember 2026.

Direktur utama PT Citilink Manado Darsito Hendroseputro, menyampaikan bahwa uji coba tersebut direncanakan berlangsung setiap Selasa, Kamis, dan Jumat.

Rencana itu dibahas dalam pertemuan silaturahmi antara Gubernur Gorontalo dan Direktur Utama Citilink Indonesia yang berlangsung di Gedung GMF Building, kantor Citilink, Tangerang, Banten.

Pertemuan tersebut turut melibatkan sejumlah pengusaha yang berkepentingan dengan konektivitas transportasi udara Gorontalo.

Ketua Pejagindo Provinsi Gorontalo, Jasin Mohammad, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang berupaya membuka kembali akses penerbangan Citilink.

Menurutnya, keterbatasan kapasitas kursi pesawat menjadi salah satu keluhan masyarakat yang bepergian dari dan menuju Gorontalo.

Baca Juga :  Duka Sekretariat DPRD Gorontalo, Rifli Katili Kenang 21 Tahun Pengabdian Risnawati Yunus Taniu
Pertemuan tersebut turut melibatkan sejumlah pengusaha yang berkepentingan dengan konektivitas transportasi udara Gorontalo.

Jasin juga mengusulkan agar penerbangan Citilink dari Gorontalo menuju Jakarta maupun daerah lain dapat melayani transit melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Ia menilai, tambahan pilihan maskapai dan jadwal penerbangan dapat membantu masyarakat memperoleh akses perjalanan yang lebih memadai. Konektivitas udara juga dinilai penting untuk menunjang distribusi barang serta pengangkutan komoditas unggulan daerah.

“Kami dari Pejagindo Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah proaktif Gubernur Gorontalo dalam memperjuangkan kembali pembukaan layanan penerbangan Pesawat Citilink beroperasi di Gorontalo, serta mengusulkan penerbanganya Transit di Bandara Hasanuddin Makassar, dikarenakan penerbangan transit Makassar hanya satu penerbangan yaitu Lion Air, menurut Jasin Ketersediaan akses transportasi udara yang memadai dan vital, tidak hanya untuk mobilisasi masyarakat tetapi juga demi kelancaran arus logistik serta angkutan barang komoditas daerah,” ucap Jasin.

Baca Juga :  Baju Rp120 Ribu Belum Terjawab, Kini Moana Packs Rp43 Ribu: PKKMB UNG Jadi Ladang Cuan

Ia menegaskan, kehadiran pelaku usaha dalam pertemuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah memperkuat konektivitas udara dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Gorontalo.

“Jadi, Saya mewakili para Perusahaan dan pedagang jagung yang memenuhi undangan Pemerintah Provinsi mendampingi Bapak Gubernur Gorontalo pada pertemuan hari ini tanggal 19 Oktober di Gedung GMF Buliding Kantor Penerbangan Citilink bersama Direktur Utama PT Citilink Indonesia dimana harapan kami, sinergi antara pemerintah daerah, maskapai Citilink, dan dunia usaha ini dapat berjalan lancar demi mendorong percepata pertumbuhan ekonomi Gorontalo,” tegas Jasin.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gorontalo menjelaskan bahwa kehadiran para pengusaha dimaksudkan untuk memperkuat argumentasi pemerintah daerah dalam mendorong Citilink kembali melayani penerbangan ke Gorontalo.

Baca Juga :  Fauzan Fadel Muhammad: Dari Calon Ketua Kadin, Kini Menginspirasi Mahasiswa UNG
Gubernur Gorontalo

Pertemuan itu turut dihadiri Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Dr. Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, serta perwakilan perusahaan jagung, yakni Valen Sihombing dari PT Sentosa Utama Lestari dan Mohammad Aufa dari PT Seger Agro Nusantara.

Selain mendukung mobilitas penumpang, pembukaan kembali layanan Citilink juga diharapkan membuka peluang pengangkutan kargo udara untuk komoditas daerah.

Ketersediaan layanan tersebut berpotensi membantu pelaku usaha memperluas distribusi produk dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Meski rencana uji coba telah disampaikan, kepastian realisasi penerbangan masih perlu menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

Jadwal operasional, rute yang akan dilayani, serta mekanisme pengangkutan kargo menjadi sejumlah hal yang perlu dipastikan sebelum layanan tersebut benar-benar beroperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *