Pemkab Bone Bolango Perpanjang Kerja Sama Taspen, ASN Bisa Tambah Jaminan Hari Tua

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperpanjang kerja sama dengan Taspen Group untuk memastikan perlindungan ASN tetap berjalan hingga memasuki masa pensiun.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Bone Bolango dan Taspen Group di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Jumat (11/9/2026).

Selain mempertahankan layanan jaminan kepegawaian, kerja sama ini memberikan pilihan bagi ASN untuk menambah persiapan finansial menghadapi masa pensiun.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan layanan dalam kerja sama tersebut mencakup jaminan pensiun, jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, hingga jaminan kematian.

Baca Juga :  Bupati Tojo Una-Una Buktikan Komitmen Bangun Sekolah Rakyat, Dinas PUPR Tancap Gas Land Clearing Lahan

“Ini memang kegiatan rutin setiap tahun kita lakukan. Ini perpanjangan untuk tahun ini terkait dengan program-program layanan kepegawaian,” kata Iwan.

Menurut Iwan, keberlanjutan program tersebut penting karena ASN setiap bulan telah memenuhi kewajiban untuk mendapatkan perlindungan melalui layanan Taspen.

Pemkab Bone Bolango bersama Taspen juga melakukan rekonsiliasi secara berkala untuk memastikan kewajiban dan layanan berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Wapres Gibran Dijadwalkan Tiba Hari Ini di Gorontalo, Bawa Agenda Pertanian hingga Infrastruktur

Namun, dalam kerja sama tersebut terdapat pula pilihan tambahan bagi ASN yang ingin memperkuat jaminan hari tua.

Iwan menjelaskan, ASN dapat mengikuti program tambahan jaminan hari tua melalui skema top up. Besaran premi dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing ASN.

Program tambahan tersebut bersifat sukarela. ASN memiliki kebebasan untuk menentukan apakah akan memanfaatkan skema tersebut sebagai persiapan menghadapi masa pensiun.

Baca Juga :  Momen Idul Fitri Deno Djarai Temui Gubernur, Bahas Agenda Nasional hingga Ekonomi Daerah dan Kadin

“Jadi itu tidak wajib. Itu pilihan sebagai tambahan jaminan hari tua,” tegasnya.

Iwan menilai persiapan masa pensiun perlu menjadi perhatian ASN sejak masih aktif bekerja. Menurut dia, ASN tidak hanya perlu memikirkan masa kerja, tetapi juga kehidupan setelah tidak lagi menjalankan tugas kedinasan.

“Dengan keberlanjutan kerja sama ini, perlindungan ASN diharapkan semakin lengkap, mulai dari saat aktif bekerja, menghadapi risiko pekerjaan, hingga memasuki masa pensiun,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *