Penas XVII Bawa Berkah, Gorontalo Kantongi Program Strategis dan Perputaran Ekonomi Rp22 Miliar

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO– Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyebut penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 menjadi momentum penting yang membawa manfaat jangka panjang bagi daerah. Selain sukses menjadi tuan rumah, Gorontalo berhasil membuka peluang masuknya berbagai program strategis pemerintah pusat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam konferensi pers pasca-Penas XVII di Aula Rumah Dinas Gubernur, Minggu (28/6/2026), Gusnar menjelaskan proses mempertahankan status Gorontalo sebagai tuan rumah tidak berlangsung singkat.

Meskipun telah ditetapkan melalui keputusan empat menteri pada 2023, pemerintah daerah masih harus melewati tahapan verifikasi hingga akhirnya memperoleh penetapan resmi melalui Keputusan Menteri Pertanian pada Desember 2025.

Setelah penetapan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum Penas untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Baca Juga :  Selaras dengan Gusnar, Idah Syahidah Siap Sukseskan Temu Jurnalis Gorontalo

Langkah itu menghasilkan komitmen sejumlah program prioritas yang akan mendukung pembangunan sektor pertanian.

Beberapa program yang diperoleh meliputi pencetakan sekitar 5.000 hektare sawah baru, bantuan alat dan mesin pertanian, tambahan benih untuk puluhan ribu hektare lahan, pengembangan hilirisasi komoditas ayam, kakao, kelapa, dan tebu, serta pembangunan dryer dan silo jagung oleh Bulog.

Program Strategis untuk Gorontalo

  • Pencetakan sekitar 5.000 hektare sawah baru.
  • Bantuan alat dan mesin pertanian.
  • Tambahan benih untuk puluhan ribu hektare lahan.
  • Pengembangan hilirisasi ayam, kakao, kelapa, dan tebu.
  • Pembangunan dryer dan silo jagung oleh Bulog.

Selain sektor pertanian, Gorontalo juga memperoleh tambahan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.000 unit. Dengan tambahan tersebut, total bantuan rumah swadaya pada tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 5.000 unit.

Baca Juga :  Kontingen Jawa Timur Akan Diajak Jelajahi Destinasi Unggulan Gorontalo di Sela PENAS XVII

Pemerintah Provinsi Gorontalo juga terus memperjuangkan pembangunan kampung nelayan dan kawasan logistik berikat guna mendukung aktivitas ekspor dan impor secara langsung dari Gorontalo.

Perputaran Ekonomi Tembus Rp22 Miliar

Gusnar mengatakan penyelenggaraan Penas XVII turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Selama lima hari pelaksanaan, perputaran ekonomi pelaku UMKM mencapai sekitar Rp22 miliar.

Sementara itu, sektor pariwisata mencatat lebih dari 3.300 kunjungan dengan nilai transaksi sekitar Rp3 miliar. Peningkatan tersebut turut dirasakan pelaku usaha hotel, homestay, transportasi lokal, bentor, hingga usaha kuliner.

Buka Peluang Investasi Baru

Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan pertanian, Penas XVII juga membuka peluang investasi di bidang pertahanan. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mulai membahas rencana pembangunan Markas Kodam di Gorontalo serta pengembangan Bandara Djalaluddin menjadi pangkalan udara strategis, dengan syarat pemerintah daerah mampu menyiapkan lahan yang diperlukan.

Baca Juga :  Mukernas I Partai PPP di Makassar Hasilkan 6 Rekomendasi Strategis untuk DPP

“Semua pintu di Jakarta terbuka lebar bagi Gorontalo. Momentum Penas ini kami manfaatkan untuk menghadirkan sebanyak mungkin program yang manfaatnya kembali kepada masyarakat. Ini bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses menghadirkan peluang pembangunan dan meningkatkan kepercayaan pemerintah pusat kepada Gorontalo,” ujar Gusnar.

Ia berharap seluruh komitmen yang telah diperoleh dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan sehingga mampu mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *