PENAS XVII Dongkrak Ekonomi Gorontalo, Transaksi UMKM Tembus Rp1,66 Miliar

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Kehadiran ribuan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII terbukti membawa dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi di Gorontalo. Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya transaksi pada kegiatan Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo (PESONA-SERLIGO) 2026.

Kegiatan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) itu resmi berakhir di Taman Budaya Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (22/6/2026).

Selama empat hari pelaksanaan, mulai 19 hingga 22 Juni 2026, kegiatan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang ramai dikunjungi masyarakat maupun peserta PENAS XVII dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengungkapkan bahwa sebanyak 154 pelaku UMKM dan Pelaku Usaha Syariah (PUS) ikut ambil bagian dalam pameran dan promosi produk. Mereka menampilkan beragam produk unggulan mulai dari sektor fesyen, kerajinan tangan hingga makanan olahan yang telah memiliki sertifikat halal.

Baca Juga :  Selamat Hari Buruh 1 Mei: Blok Politik Buruh, atau Partai Buruh?

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai 27.306 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 300 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Lonjakan kunjungan berdampak langsung pada peningkatan nilai transaksi. Hingga penutupan kegiatan, total transaksi penjualan produk UMKM dan usaha syariah tercatat mencapai Rp1,66 miliar atau tumbuh 41,7 persen dibandingkan tahun lalu.

“Tahun ini pelaksanaan PESONA-SERLIGO merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pelaksanaan PENAS XVII. Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menarik masyarakat Gorontalo, tetapi juga peserta PENAS dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Bambang.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor UMKM daerah mampu memanfaatkan momentum nasional untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan usaha.

Baca Juga :  Imigrasi Gorontalo Perkuat Sinergi Pengawasan WNA Melalui Rakor TIMPORA 2026

Menurutnya, peningkatan transaksi yang terjadi menunjukkan produk-produk lokal Gorontalo semakin diminati dan mampu bersaing di tengah besarnya arus kunjungan peserta PENAS XVII.

“Kenaikan penjualan lebih dari 40 persen menunjukkan UMKM kita semakin naik kelas. Ini tentu tidak terlepas dari semarak PENAS XVII yang menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia dan turut menggerakkan perekonomian daerah,” kata Idah.

Meski mencatat hasil menggembirakan, pemerintah daerah meminta para pelaku UMKM untuk tidak cepat berpuas diri. Pelaku usaha didorong terus meningkatkan kualitas produk, menjaga konsistensi produksi, serta memperluas akses pasar.

Idah juga mengingatkan pentingnya sertifikasi halal sebagai salah satu instrumen yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal, terutama untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Rekomendasi Ombudsman dan DPRD Diabaikan, Sengketa Tanah di Sipatana Kian Memanas

Selain mencatat transaksi yang meningkat, pelaksanaan PESONA-SERLIGO 2026 juga menjadi wadah lahirnya berbagai peluang kerja sama dan penguatan jaringan usaha yang melibatkan pelaku ekonomi syariah, UMKM, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Idah, keberhasilan kegiatan tersebut harus menjadi awal dari langkah yang lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menegaskan bahwa manfaat kegiatan tidak boleh berhenti pada seremoni penutupan, melainkan harus dilanjutkan melalui implementasi berbagai komitmen dan kerja sama yang telah terbangun selama pelaksanaan acara.

Meskipun agenda utama PESONA-SERLIGO 2026 telah berakhir, aktivitas promosi produk lokal tetap berlanjut. Stan-stan UMKM yang berada di kawasan Taman Budaya Limboto masih dibuka untuk melayani pengunjung selama rangkaian PENAS Petani dan Nelayan XVII berlangsung di Gorontalo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *