Pendukung Terkejut! Aldi Andalan Uloli Dikabarkan Batal Maju di Bursa Kadin Gorontalo,Ada Apa?

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Peta persaingan menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo mendadak berubah. Sosok yang selama ini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat, Aldi Andalan Uloli, dikabarkan batal maju dalam bursa pencalonan Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo periode 2026–2031.

Informasi tersebut beredar luas di kalangan pelaku usaha dan pengurus Kadin. Kabar itu bahkan mengejutkan para pendukung Aldi yang selama ini menilai dirinya sebagai figur paling siap bertarung pada Musprov Kadin Gorontalo.

Padahal, dalam beberapa bulan terakhir Aldi diketahui telah melakukan konsolidasi politik organisasi dengan pengurus Kadin kabupaten/kota maupun tingkat provinsi. Ia juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah kepala daerah di Gorontalo hingga bertemu Gubernur Gorontalo sebagai bagian dari silaturahmi menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov),

Redaksi kemudian menelusuri informasi yang berkembang. Dari sejumlah sumber diperoleh keterangan bahwa batalnya Aldi maju diduga berkaitan dengan keinginan keluarga besar agar dirinya lebih fokus mengembangkan usaha yang saat ini sedang bertumbuh.

Baca Juga :  Program Andalan EAZY PASPOR, Jadi Bukti Komitmen Imigrasi Gorontalo Beri Layanan Cepat dan Mudah untuk Masyarakat

Namun, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp kepada salah seorang anggota keluarga besar Uloli, redaksi tidak memperoleh pembenaran maupun bantahan atas informasi tersebut.

“Statement itu harus keluar dari Aldi langsung,” tulisnya.

Ia juga mengingatkan agar informasi yang beredar tidak dijadikan kesimpulan sebelum ada pernyataan resmi dari Aldi Andalan Uloli.

“Selama bukan dari Aldi berarti beritanya akan jadi berita palsu,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Ketua Tim Aldi Andalan Uloli, Jasin Mohammad, mengaku juga mendengar informasi bahwa Aldi diminta keluarga besarnya untuk tidak maju pada pemilihan Ketua Kadin Provinsi Gorontalo agar fokus mengembangkan bisnisnya.

Meski demikian, Jasin menegaskan hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga, termasuk dari Bapak Tony Uloli.

Baca Juga :  Tiru 4 Kebiasaan Makan Sehat ala Nabi Muhammad SAW yang Bikin Hidup Lebih Sehat dan Berkah

“Saya mendengar bahwa keluarga besar Aldi tidak merestui lagi beliau maju karena diminta fokus pada usaha. Tapi sampai sekarang keluarga besar, termasuk Pak Tony Uloli, belum memberikan konfirmasi resmi,” ujar Jasin.

Menurutnya, kepastian mengenai sikap Aldi kemungkinan baru akan diketahui setelah tahapan Musprov mulai berjalan dan kepengurusan karteker terbentuk.

Jika benar, Aldi benar-benar memutuskan tidak maju, maka kesempatan tetap terbuka bagi kandidat lain yang memenuhi persyaratan organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) dan Peraturan Organisasi (PO) Kadin.

Jasin menjelaskan, salah satu syarat utama calon Ketua Umum Kadin adalah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) aktif selama tiga tahun berturut-turut tanpa jeda, serta memenuhi ketentuan kepengurusan sebagaimana diatur dalam organisasi.

“Siapa saja yang memenuhi syarat sesuai anggaran rumah tangga dan peraturan organisasi silakan maju. Tetapi kalau tidak memenuhi syarat, sebaiknya jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Baca Juga :  Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 19,64 Persen, Anindya Bakrie Godok Strategi Tarik Investor

Ia mengaku secara pribadi tetap menghormati keputusan Aldi apabila memilih fokus mengembangkan usahanya.

Menurut Jasin, selama lebih dari satu tahun terakhir Aldi telah mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan sosialisasi sebagai bakal calon Ketua Kadin Gorontalo.

“Kalau memang akhirnya beliau memilih fokus pada usaha yang sedang berkembang, tentu itu menjadi keputusan yang harus dihormati. Kadin adalah organisasi untuk membantu pemerintah dan para pengusaha, tetapi usaha juga membutuhkan perhatian penuh,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Aldi Andalan Uloli belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar dirinya batal maju dalam pencalonan Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *