Polda Gorontalo Amankan Ilham Kuntono di Tambang Pani, Diduga Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen KUD

TABAYYUN.CO.ID,GORONTALO – Aktivitas pertambangan emas di kawasan Gunung Pani, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, mendadak diwarnai pengamanan seorang warga bernama Ilham Kuntono oleh sejumlah aparat kepolisian, Minggu (1/11/2026) pagi.

Ilham diamankan di area pertambangan yang saat ini dikuasai perusahaan Pani Gold Mine (PGM). Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video proses pengamanan beredar dan memicu perhatian masyarakat.

Dalam video yang beredar, sejumlah anggota kepolisian berpakaian sipil terlihat mendatangi sebuah tenda di kawasan tambang. Aparat juga tampak membawa sejumlah dokumen dari lokasi tersebut.

Baca Juga :  GMNI Gorontalo Kecam Pernyataan Kapolres Bone Bolango soal Kasus Kematian MJ

Proses pengamanan sempat diwarnai ketegangan. Beberapa warga terlihat berusaha menghalangi tindakan aparat sebelum akhirnya Ilham dibawa meninggalkan kawasan pertambangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengamanan tersebut diduga berkaitan dengan perkara dugaan pemalsuan dokumen Koperasi Unit Desa (KUD) Dharma Tani Marisa yang disebut telah dilaporkan sejak beberapa tahun lalu.

Meski demikian, belum ada penjelasan resmi mengenai keterkaitan Ilham dengan perkara tersebut.

Status hukum yang bersangkutan serta konstruksi kasus yang menjadi dasar pengamanan juga belum diketahui secara pasti.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Cek Incinerator Limbah B3 Gorontalo, Dampak Lingkungan Jadi Sorotan

Peristiwa ini turut menyita perhatian lantaran berlangsung di kawasan Gunung Pani, salah satu wilayah strategis pertambangan emas di Kabupaten Pohuwato.

Area tempat Ilham diamankan disebut merupakan bagian dari kawasan tambang seluas kurang lebih 100 hektare yang saat ini berada dalam penguasaan Pani Gold Mine.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Polda Gorontalo maupun Polres Pohuwato mengenai tindakan aparat tersebut.

Termasuk kepastian dugaan perkara pemalsuan dokumen KUD Dharma Tani Marisa yang disebut menjadi latar belakang pengamanan.

Baca Juga :  Jasin Mohammad Kumpulkan Pengumpul Jagung, Siapkan Kerja Sama Tata Kelola Perdagangan di Sulsel

Sementara itu, External Affairs Pani Gold Mine, Kurniawan Siswoko, mengaku telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Dilansir dari WARTANESIA.ID.

“Dengar begitu, tapi nanti kroscek langsung ke Polda saja mas,” singkat Kurniawan, Minggu siang.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan kepolisian untuk memastikan alasan pengamanan, status hukum Ilham Kuntono, serta perkembangan perkara yang diduga berkaitan dengan dokumen KUD Dharma Tani Marisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *