Polisi Bongkar Motif Pembunuhan Nus Kei, Ternyata..

Tabayun.co.id, AMBON — Kepolisian mengungkap motif di balik penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut dipicu motif balas dendam.

Kabid Humas Polda Maluku, Rosita Umasugi, mengatakan kesimpulan itu diperoleh setelah penyidik memeriksa para pelaku yang telah diamankan.

“Untuk motif berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam,” ujar Kombes Rosita saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Baca Juga :  Gerak Cepat Jatanras, Pelaku Penikaman di Libuo Berhasil Diamankan

Meski demikian, kepolisian belum membeberkan secara rinci persoalan yang melatarbelakangi dendam tersebut. Polisi hanya memastikan pelaku dan korban saling mengenal.

“Iya (pelaku kenal dengan Nus Kei),” tambahnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.

Saat itu, korban baru tiba dari Jakarta dan berjalan menuju pintu keluar bandara. Pelaku kemudian mendekati korban dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.

Baca Juga :  Polresta Gorontalo Kota Kembalikan Motor Curian kepada Pemilik

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ungkapnya.

Korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Nus Kei tidak berhasil diselamatkan.

Polda Maluku menegaskan proses hukum terhadap kasus tersebut akan dilakukan secara serius dan profesional. Kapolda Maluku juga telah memerintahkan jajarannya mengusut tuntas perkara hingga akar masalah.

Baca Juga :  10 Orang Jadi Tersangka Bentrok Dua Desa di Belang, Polisi Temukan Senjata Tajam

Polisi turut mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan, agar menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan yang berpotensi memperkeruh situasi.

Saat ini, kondisi keamanan di Maluku Tenggara disebut tetap aman dan kondusif. Penyidik masih terus mendalami perkara untuk mengungkap seluruh rangkaian kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *