Tabayyun.co.id, Gorontalo – Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran rangkaian ibadah Jumat Agung dan Paskah 2026, Polresta Gorontalo Kota menggelar apel kesiapan personil pengamanan, yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Gorontalo Kota.
Apel tersebut difokuskan pada pengecekan menyeluruh terhadap kehadiran personil yang telah menerima Surat Perintah (Sprint). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari kesiapan awal sebelum pelaksanaan ploting atau penempatan personil di sejumlah titik pengamanan, khususnya gereja-gereja yang akan melaksanakan ibadah.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 25 gereja di wilayah hukum Kota Gorontalo akan menjadi lokasi pelaksanaan ibadah Jumat Agung dan Paskah tahun ini. Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, seluruh gereja tersebut telah dipetakan ke dalam empat area pengamanan.
Skema pembagian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat koordinasi dan respons personil di lapangan apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Dalam arahannya, Kapolresta Gorontalo Kota, Suryono, menekankan pentingnya profesionalisme serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas pengamanan.
“Saya menginstruksikan kepada seluruh personil pengamanan untuk memberikan pelayanan terbaik dan bersikap humanis kepada para jemaat. Namun demikian, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan, mulai dari jemaat datang hingga seluruh rangkaian ibadah selesai,” tegasnya.
Melalui apel kesiapan ini, jajaran Polresta Gorontalo Kota menunjukkan komitmen penuh dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga umat Kristiani di Kota Gorontalo dapat menjalankan ibadah dengan khidmat, nyaman, dan penuh kedamaian














