TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo 2026 terus berdatangan. Salah satunya datang dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango, Rakhmatiya Deu, yang menilai forum tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat posisi media siber di tengah perubahan lanskap industri informasi.
Menurut Rakhmatiya, transformasi digital yang berlangsung cepat telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat mengakses informasi. Kondisi tersebut membuat perusahaan media dituntut tidak hanya cepat menyampaikan berita, tetapi juga mampu menjaga kualitas, akurasi, dan integritas jurnalistik.
Ia menilai keberadaan SMSI sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media siber memiliki fungsi strategis dalam membangun industri pers yang sehat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Saya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musda SMSI Gorontalo 2026. Ini merupakan agenda penting yang akan menentukan arah organisasi ke depan sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh perusahaan media siber di Gorontalo,” kata Rakhmatiya Deu, Senin (8/6/2026).
Rakhmatiya mengatakan tantangan yang dihadapi media saat ini semakin kompleks. Selain menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, media juga harus berkompetisi dalam arus informasi yang bergerak semakin cepat melalui berbagai platform digital.
Di sisi lain, perkembangan teknologi juga membuka peluang besar bagi media untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan informasi kepada publik.
Karena itu, ia berharap Musda SMSI mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang memiliki visi kuat dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan industri media digital.
“Musda ini harus menjadi momentum untuk melahirkan kepengurusan yang handal, memiliki kapasitas organisasi yang kuat, serta mampu menjawab tantangan dunia digital yang terus berkembang. Media online membutuhkan pemimpin yang memahami perubahan zaman dan mampu membawa organisasi lebih kompetitif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rakhmatiya menegaskan bahwa media memiliki posisi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Selain menjadi sarana penyebaran informasi, media juga berfungsi sebagai ruang edukasi masyarakat, pengawas sosial, dan penghubung antara pemerintah dengan publik.
Oleh sebab itu, ia berharap pelaksanaan Musda tidak hanya fokus pada agenda pemilihan pengurus baru, tetapi juga mampu melahirkan berbagai gagasan yang mendukung penguatan media siber di Gorontalo.
“Media yang kuat akan melahirkan ruang publik yang sehat. Karena itu saya berharap Musda ini menghasilkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas perusahaan media, kompetensi insan pers, dan daya saing media lokal di era digital,” katanya.
Rakhmatiya juga menyoroti tantangan media lokal yang kini harus bersaing dengan platform digital berskala nasional maupun global. Menurutnya, kolaborasi antarperusahaan media, organisasi profesi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk menjaga eksistensi media daerah.
Dalam konteks tersebut, SMSI dinilai memiliki posisi strategis sebagai wadah yang dapat memperkuat sinergi berbagai pihak dalam membangun industri media yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan.
“Persaingan saat ini bukan hanya antar-media di daerah, tetapi juga dengan platform digital yang jangkauannya sangat luas. Karena itu, organisasi harus mampu memperkuat kapasitas anggotanya agar tetap tumbuh dan memiliki daya saing,” tuturnya.
Musda SMSI Provinsi Gorontalo dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 13 Juni 2026. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi bagi perusahaan media siber yang beroperasi di Gorontalo.
Rakhmatiya berharap forum itu dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju di tengah tantangan era digital.
“Saya berharap Musda SMSI Gorontalo 2026 berjalan sukses, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju. Semoga industri media siber di Gorontalo semakin kuat, profesional, dan mampu bersaing di tengah era digital yang terus berkembang,” pungkasnya.







