Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Target Bangun 1.000 Kampung Tiap Tahun

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO- Prabowo Subianto meresmikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan nasional.

Dalam kunjungannya, Prabowo meninjau langsung fasilitas yang telah tersedia di kawasan tersebut, mulai dari pabrik es hingga gudang pendingin yang disiapkan untuk mendukung aktivitas nelayan.

Di hadapan gubernur, wali kota, bupati, serta masyarakat nelayan, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap kehidupan nelayan di seluruh Indonesia. Menurutnya, nelayan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional karena menghasilkan sumber protein penting bagi masyarakat.

Baca Juga :  Duel Andi Jamaluddin dan Nurmawan Gusasi di Musda JMSI Gorontalo, Muncul Kuda Hitam

“Ini memang niat kita untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia. Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik, penghasilannya harus tambah karena para nelayan punya peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa kita,” kata Prabowo. Sabtu, 09/05/26.

Presiden menjelaskan, pemerintah akan mengembangkan sektor perikanan dan kelautan secara besar-besaran melalui konsep ekonomi laut biru atau blue ocean economy.

Program tersebut dinilai menjadi salah satu strategi utama dalam memanfaatkan potensi kelautan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan ratusan kampung nelayan di berbagai daerah pada tahun ini.

Baca Juga :  Pengurus Kadin Gorontalo Sampaikan Aspirasi UMKM dan Bantuan Masjid Kepada Sulyanto Pateda

Ia menyebut sebanyak 386 kampung nelayan akan dibangun dan diresmikan sepanjang 2026, sebelum ditingkatkan menjadi seribu kampung setiap tahun pada periode berikutnya.

“Tahun ini kita akan bangun, kita akan resmikan kampung nelayan seperti ini totalnya tahun ini 386. Tahun depan kita akan bangun lagi, dua tahun depan kita akan bangun tiap tahun seribu,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, pemerintah juga akan membantu nelayan melalui pembagian kapal penangkap ikan yang akan dikelola melalui koperasi.

Skema tersebut nantinya memungkinkan puluhan nelayan bergabung dalam satu koperasi untuk mengoperasikan kapal, baik kapal kecil, menengah, maupun kapal besar.

Baca Juga :  Nama Gusnar Ismail di Medali GHM 2025 Dipersoalkan Peserta : Panitia Dinilai Tak Transparan

“Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan keluarganya bikin koperasi. Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar. Bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, rakyat kita yang mengambil,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung capaian Indonesia menuju swasembada pangan.

Ia mengatakan pemerintah terus berupaya agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan dari luar negeri, termasuk dengan memperkuat sektor perikanan dan kelautan sebagai salah satu sumber pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *