Tabayyun.co.id, GORONTALO — Kegiatan buka puasa bersama yang diikuti kelompok waria di Kota Gorontalo menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan beredar di media sosial. Aktivitas tersebut disebut berlangsung di beberapa lokasi, termasuk hotel yang menyediakan paket iftar Ramadhan.
Dalam sebuah postingan Facebook yang beredar luas, tampak para peserta mengenakan gamis dan busana muslim seragam saat menghadiri acara berbuka. Unggahan itu kemudian dibagikan ulang oleh sejumlah akun dan memicu berbagai respons dari warganet.
Postingan sulut viral tersebut memperlihatkan mereka datang secara rombongan, melakukan reservasi, dan mengikuti rangkaian acara layaknya tamu lain pada umumnya.
Kehadiran mereka di ruang publik, terutama di hotel, menjadi topik hangat di kolom komentar. Bahkan, muncul komentar bernada miring dari salah satu akun.
“Klo bo qt ini Gubernur palingan qt so kirim di Iran dorang2 ini,” ujar salahsatu pemilik akun Facebook dalam komentarnya.
Selain komentar tersebut, ada pula warganet yang memilih mendoakan agar para waria itu mendapatkan hidayah.
Ramadhan di Gorontalo setiap tahunnya memang diwarnai berbagai kegiatan komunitas. Namun, kemunculan bukber kelompok waria yang viral di media sosial tahun ini memicu diskusi lebih luas mengenai keberagaman, etika bermedia sosial, dan dinamika kehidupan sosial di daerah tersebut.














