Ramai Isu Dugaan Perselingkuhan Bupati Gowa dengan Konsultan Politiknya,Suami dan Jurnalis Bersaksi

Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah suami Bupati Gowa, Khaerul Aco. Dalam persidangan, ia mengaku pernah mendengar informasi mengenai dugaan hubungan antara istrinya dengan seorang konsultan politik bernama Basri Kajang atau yang dikenal dengan sapaan Ombas.

“Saya memang sudah merasakan itu, tetapi saya pada Waktu itu juga sudah menanyakan langsung kepada ibu Husniah dan beliau tidak mengakui. Beliau menjawab jika pemberitaan itu tidak benar, itu yang saya tanyakan ke ibu Husniah,” kata dia.

Baca Juga :  Bocoran Baru Ungkap iPhone Lipat Apple, Rilis Dijadwalkan 2026

Saat ditanya dalam persidangan mengenai sosok yang disebut dalam isu tersebut, Aco mengaku mengetahui identitas orang yang dimaksud.

“Saya tahu. Orang itu Bernama Basri Kajang atau biasa dipanggil Ombas,” kata dia.

Selain Khaerul Aco, sidang juga menghadirkan jurnalis asal Gowa, Zainal, yang mengaku melakukan penelusuran terhadap isu yang berkembang di tengah masyarakat. Ia mengatakan awalnya menyelidiki dugaan penyimpangan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa sebelum mendengar kabar mengenai dugaan perselingkuhan tersebut.

Menurut Zainal, penelusuran itu membuatnya mengikuti aktivitas Bupati Gowa di sejumlah lokasi. Ia mengaku memperoleh rekaman video yang kemudian diperlihatkan dalam persidangan sebagai bukti awal temuannya.

“Saya menelusuri dugaan penyimpangan di Dinas Pendidikan berjalan di waktu itu sudah ramai di warung kopi dibicarakan ada perselingkuhan tapi tidak ada yang membuktikan saya melakukan penelusuran. Sampai saya mengikuti mobilnya Bupati Gowa ke daerah Hertasim perawatan. Perawatannya itu mohon maaf perawatan selangkangan,” kata dia.

Baca Juga :  Mediasi Berujung Damai, UNG Harap Isu Dumoga Tak Terulang

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sempat merekam momen saat Bupati Gowa dan Basri Kajang makan siang bersama di sebuah rumah makan.

“Saya juga memiliki bukti video permulaan awalnya terjadinya perselingkuhan ini. Waktu mereka makan siang di Pangkabinanga di Istana Mampala,” kata dia.

Dalam keterangannya, Zainal menilai kedekatan keduanya menimbulkan pertanyaan karena Basri Kajang disebut bukan lagi berstatus sebagai konsultan politik Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Waktu makan siang itu ada kejanggalan sebagaimana kita ketahui bahwa Bupati Gowa seorang pejabat dan Basri Kajang ini seorang konsultan politik yang notabennya kontraknya sudah habis di Gowa. Kenapa selama ini dia selalu mengawal Gowa seolah-olah dia sebagai ADC atau ajudan pribadi karena tempatnya dia berdekatan sekali dengan Bupati bersampingan di rumah makan tersebut,” kata dia.

Baca Juga :  PSG Hadapi Tottenham di Final Piala Super Eropa 2025, Live di VISION+

Dalam sidang tersebut, Zainal juga memperlihatkan sebuah video yang menurut keterangannya memperlihatkan kebersamaan Husniah Talenrang dan Basri Kajang saat menghadiri sebuah kegiatan.

Hingga kini, dugaan yang disampaikan dalam persidangan tersebut masih menjadi materi pembahasan Panitia Khusus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa.

Belum ada putusan hukum yang menyatakan kebenaran atas tuduhan tersebut, sementara Bupati Gowa sebelumnya disebut telah membantah isu yang beredar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *