Reses di Pohuwato, Mikson Yapanto Serap Aspirasi Warga Soal Nelayan, Tanggul Jebol hingga LPG 3 Kg

TABAYYUN.CO.ID, POHUWATO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Mikson Yapanto, S.T., melaksanakan reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Pohuwato, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi, mulai dari sektor perikanan, infrastruktur, hingga kebutuhan pokok.

Salah satu isu yang menjadi perhatian warga adalah pelaksanaan program bantuan Kampung Nelayan. Masyarakat berharap program tersebut benar-benar menyasar nelayan yang masih aktif melaut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Baca Juga :  Belum Genap Setahun Jabat Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Suyuti Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Huidu

Selain itu, warga juga meminta pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol. Kerusakan tersebut dinilai berpotensi memicu banjir yang mengancam permukiman saat curah hujan tinggi.

Dalam dialog itu, masyarakat turut mengusulkan pembangunan dan penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Menurut warga, fasilitas pemakaman yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai sehingga membutuhkan perhatian pemerintah.

Keluhan lain yang disampaikan berkaitan dengan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Warga mengaku kerap mengalami kesulitan memperoleh gas bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Bertemu Rachmat Gobel, Usulkan Anggaran hingga Proyek Strategis

Persoalan yang dihadapi nelayan juga menjadi sorotan dalam reses tersebut. Masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal nelayan. Jika tersedia, harga BBM dinilai cukup tinggi sehingga meningkatkan biaya operasional saat melaut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mikson Yapanto menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Gorontalo.

Ia menyatakan akan mengawal setiap aspirasi dengan membangun koordinasi bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Kembali Raih Opini WTP, DPRD Provinsi Fokus Kawal Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Menurut Mikson, reses merupakan momentum penting untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat sekaligus memastikan kebijakan yang diperjuangkan di DPRD selaras dengan kondisi yang dihadapi warga di lapangan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban. Masyarakat berharap berbagai persoalan yang disampaikan dapat segera memperoleh solusi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di Kabupaten Pohuwato.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *