Saat Empati Melampaui Politik: Sikap Golkar Gorontalo untuk Fikram Salilama

TABAYYUN.CO.ID,GORONTALO,  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Gorontalo mengedepankan sisi kemanusiaan dalam merespons persoalan hukum yang saat ini tengah mengaitkan salah satu kader terbaiknya, Fikram Salilama.

Di tengah bergulirnya perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, jajaran pengurus partai memilih untuk tetap memberikan empati serta dukungan moral.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Gorontalo, Ghalib Lahidjun, mengungkapkan bahwa perselisihan atau dinamika di panggung politik tidak seyogianya mengikis rasa kepedulian antarsesama anggota partai.

Baca Juga :  Adhan Tegaskan, Agustus Ini Akan Lakukan Mutasi Lurah dan Camat

Ia memastikan pihak partai terus memanjatkan doa agar Fikram diberikan ketabahan selama menghadapi setiap tahapan pemeriksaan oleh korps adhyaksa tersebut.

“Terlepas dari semua itu kami tetap mendoakan agar Pak Fikram Salilama diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT untuk menghadapi masalah ini,” kata Ghalib, dilansir dari Hibata.id.

Ucapan empati juga tersebut, turut disampaikan oleh Ketua fraksi Golkar DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar.

Baca Juga :  Bukber di Masjid Baitul Ar-Rasyid, KKSS Gorontalo Satukan Silaturahmi Warga Sulsel di Tanah Rantau

“Semoga pak Haji FS selalu diberi kesabaran dan keiklasan serta kesehatan,” tulis Totok, dalam sebuah postingan stori whatsappnya.

Kendati menyalurkan dukungan moril, Ghalib menegaskan bahwa Partai Golkar sangat menjunjung tinggi independensi penyidik dan tidak akan melakukan intervensi apa pun.

Pihaknya berikhtiar untuk terus mengawal serta mengamati tiap rentetan perkembangan perkara formal yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Partai Golkar menghormati setiap proses hukum yang dilakukan oleh kejaksaan, sehingga prinsipnya kita akan mencermati setiap perkembangan prosesnya nanti,” ujar Ghalib.

Baca Juga :  Vendor dan Petani Mengadu ke DPRD Provinsi Gorontalo, Desak Penyelesaian Tunggakan Proyek Irigasi

Lebih lanjut, Golkar Gorontalo menolak untuk mengambil langkah atau keputusan organisasi secara tergesa-gesa mengenai adanya PAW.

Menurut Ghalib, sikap resmi partai ke depan bakal diputuskan setelah ada kepastian dan fakta hukum yang lebih jelas.

Bagi Golkar, mengawal perjalanan kasus ini merupakan cermin sikap profesionalisme partai yang tetap memadukan asas penghormatan hukum dengan nilai-nilai solidaritas kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *