Saat Reses, Begini Pesan dr. Darsianti Tuna Untuk Rekan Tenaga Medis Setelah Pensiun

TABAYYUN.CO.ID, KOTA GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Darsianti Tuna, mengajak rekan-rekannya yang berprofesi sebagai tenaga medis untuk mempertimbangkan maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Gorontalo setelah memasuki masa pensiun.

Ajakan tersebut, disampaikan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akrab disapa Yanti itu saat melaksanakan reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Menurut Yanti, keterlibatan tenaga medis di lembaga legislatif sangat penting karena mereka memahami secara langsung berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Humas DPRD Provinsi Gorontalo Tuai Apresiasi, Sumbang PNBP Lewat TVRI

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal besar dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada sektor kesehatan.

” Alhamdulillah kita sebagai tenaga medis bisa hadir bersama-sama dengan para politisi untuk memperjuangkan sebagian besar kebijakan-kebijakan kesehatan,” ujar dr. Darsianti Tuna. Kamis.02/07/26.

Yanti mengatakan masih banyak persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius di tingkat daerah.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Soroti PT Merdeka, Tali Asih Penambang Baru Cair ke 6 Orang

Karena itu, ia berharap semakin banyak dokter maupun tenaga kesehatan lainnya yang bersedia mengabdikan diri melalui jalur politik setelah menyelesaikan masa tugas sebagai tenaga medis.

“Saya mengajak teman-teman yang berkecimpung di dunia medis, kalau nanti sudah pensiun, silakan mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Masih banyak persoalan kesehatan yang harus kita perjuangkan melalui kebijakan di DPRD,” kata Yanti, yang juga sekarang menjabat sebagai sekretaris DPW PPP Gorontalo.

Baca Juga :  Pansus DPRD Provinsi Gorontalo Serap Aspirasi Penambang, Iuran Tambang Diminta Tidak Memberatkan

dr. Yanti yang juga Anggota Komisi IV DPRD Provinsi yang membidangi bidang kesehatan menyampaikan, kolaborasi antara tenaga medis dan politisi akan memperkuat lahirnya kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran karena disusun berdasarkan pengalaman langsung di lapangan.

Dengan demikian, berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan dapat diperjuangkan secara maksimal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *