TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 melalui rapat koordinasi internal yang digelar di Ruang Rapat Inogaluma DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (12/5/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plh Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Akristianto Ahmad, dan diikuti pejabat serta staf sekretariat yang tergabung dalam kepanitiaan PENAS XVII.
Dalam arahannya, Akristianto menegaskan rapat tersebut menjadi tahap awal untuk memastikan kesiapan seluruh panitia dalam mendukung pelaksanaan agenda nasional yang akan dipusatkan di Provinsi Gorontalo.
“Rapat ini penting untuk menyamakan persepsi seluruh panitia, memperjelas tugas dan tanggung jawab masing-masing personel, serta menindaklanjuti hasil koordinasi dengan panitia pusat maupun panitia tingkat provinsi,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo, Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo mendapat tanggung jawab pada dua bidang utama, yakni sebagai panitia temu wicara dan pendamping delegasi dari Provinsi Papua Tengah.
Menurut Akristianto, dalam waktu dekat panitia pusat dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke Gorontalo untuk mengecek kesiapan lokasi dan teknis pelaksanaan kegiatan.
Karena itu, seluruh personel diminta segera menyusun matriks kerja yang memuat pembagian tugas secara rinci agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan terarah.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Sri Yulianti MH Dungga, menjelaskan kegiatan temu wicara akan berlangsung di tiga lokasi berbeda selama dua hari.
Hari pertama dijadwalkan berlangsung di GOR David-Tony, sedangkan hari kedua akan dipusatkan di Gedung Kasmat Lahay dan Universitas Gorontalo.
“Hasil koordinasi akan dilaporkan kembali pada pertemuan hari Jumat. Jika tidak memungkinkan bertemu langsung, rapat akan dilaksanakan melalui Zoom,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia akan membentuk sejumlah seksi pendukung, mulai dari konsumsi, perlengkapan, dokumentasi, transportasi hingga acara.
Di sisi lain, Kepala Bidang I Seksi Temu Wicara, Fatmah Biki, menyampaikan sesi pertama temu wicara direncanakan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 di GOR David-Tony.
Kegiatan itu direncanakan menghadirkan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.
Fatmah juga mengingatkan pentingnya kesiapan fasilitas dan teknis acara, termasuk koordinasi terkait moderator, notulen, hingga kondisi sarana pendukung di Aula Universitas Gorontalo yang dinilai masih perlu pembenahan.
“Keberhasilan pada hari pertama sangat menentukan semangat dan kelancaran pelaksanaan kegiatan di hari-hari berikutnya,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, panitia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama terkait pengamanan dan akses VVIP menyusul rencana kehadiran Presiden RI pada kegiatan PENAS XVII.
Koordinasi dengan Paspampres dan Protokol Pemerintah Provinsi Gorontalo disebut akan dilakukan untuk memastikan pengaturan Ring 1 dan Ring 2 berjalan optimal.
Selain itu, panitia juga berencana melakukan peninjauan langsung ke Gedung Kasmat Lahay dan Universitas Gorontalo guna mematangkan kebutuhan sarana dan prasarana seperti toilet mobile, pendingin ruangan, tenda, kursi, konsumsi hingga kapasitas sound system.
Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo juga mendapat tugas mendampingi kontingen Papua Tengah selama pelaksanaan PENAS XVII, mulai dari penyambutan tamu, penginapan, hingga agenda penutupan kegiatan.







