Thomas Mopili Dukung Penuh Persiapan Groundbreaking Hilirisasi Industri Ayam dan Jagung

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menyatakan dukungan penuh terhadap persiapan groundbreaking program hilirisasi industri ayam terintegrasi yang akan segera dilaksanakan di Provinsi Gorontalo.

Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Gubernur Gorontalo dan jajaran pemerintah daerah yang membahas kesiapan pembangunan pabrik sebagai bagian dari penguatan sektor industri berbasis pertanian dan peternakan. Sabtu (10/01/26).

Baca Juga :  Enam Tahun Belum Dibayar, DPRD Provinsi Desak Pemprov Tuntaskan Lahan Lapas Perempuan
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili berdiskusi dengan Ketua Asosiasi Perkumpulan Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (Pejagindo) Perwakilan Provinsi Gorontalo, Jasin Mohammad, dalam rapat membahas penguatan sektor jagung dan dukungan terhadap program hilirisasi jagung di Gorontalo.

Thomas Mopili menilai, proyek tersebut menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan daerah, khususnya dalam mengolah hasil pertanian dan peternakan agar tidak lagi bergantung pada pengiriman ke luar provinsi.

Ia menegaskan, selama ini Gorontalo memiliki ketersediaan bahan baku yang memadai, terutama jagung, namun belum dioptimalkan melalui industri pengolahan di daerah sendiri.

Baca Juga :  Pansus Pertambangan DPRD Provinsi Gorontalo, Desak Kementerian ESDM Wujudkan Keadilan bagi Penambang Rakyat

“Saya sebagai Ketua DPRD Provinsi sangat-sangat mendukung, mendorong, dan menarik mensukseskan kegiatan dan sengaja saya Hadir di tempat ini untuk memastikan bahwa ini akan segera berjalan,” ucap Thomas.

Selain dukungan dari DPRD Provinsi Gorontalo, Wakil Bupati Gorontalo Utara juga menyatakan kesiapan daerahnya untuk menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Provinsi dan KPK Sepakat Perkuat Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Gorontalo

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap, hilirisasi industri ayam terintegrasi dapat segera terealisasi guna memenuhi kebutuhan lokal, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *