Tabayyun.co.id, GORONTALO, Hibata.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Dr. Watekhi, guna membahas sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pertemuan tersebut membahas pentingnya kerja sama antara DPRD dan BPS untuk menyukseskan sensus yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.
Ridwan Monoarfa menilai Sensus Ekonomi merupakan langkah strategis dalam memotret kondisi dunia usaha, perkembangan sektor produktif, serta aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.
“Pembangunan yang efektif harus ditopang oleh data yang valid. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan setiap kebijakan ekonomi disusun berdasarkan fakta lapangan, bukan asumsi,” ujar Ridwan Monoarfa.
Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi secara lebih tepat sasaran.
Ia menyebut data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong investasi, memperkuat pelaku UMKM, membuka lapangan kerja, serta menekan angka kemiskinan.
Selain itu, Ridwan mengatakan dunia usaha juga akan mendapat manfaat melalui informasi potensi pasar, tren industri, hingga peluang ekspansi usaha yang lebih terukur.
Sementara bagi kalangan akademisi dan peneliti, hasil sensus dinilai menjadi sumber data penting untuk riset dan rekomendasi kebijakan berbasis fakta.
Ridwan juga menegaskan komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui sosialisasi dan koordinasi lintas sektor.
“Keberhasilan sensus bukan hanya tugas BPS, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Gorontalo harus mengambil bagian dalam menghadirkan data berkualitas demi masa depan ekonomi daerah dan nasional,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo untuk berpartisipasi aktif saat pelaksanaan sensus nanti.











