Wakili Ketua DPRD, Ghalieb Lahidjun Lepas 393 Jemaah Haji Gorontalo ke Tanah Suci

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Moh. Ghalieb Lahidjun, mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 28 UPG asal Gorontalo, Ahad (10/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Provinsi Gorontalo itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, jajaran pemerintah daerah, petugas kloter, hingga keluarga jemaah.

Dalam sambutannya, Ghalieb menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat sakral bagi umat Muslim.

Ia meminta seluruh jemaah memanfaatkan waktu selama berada di Tanah Suci dengan memperbanyak ibadah dan menjaga kebersamaan.

Baca Juga :  Badan Kehormatan DPRD Gorontalo Minta Keterangan Mustafa Yasin, Terkait Aduan Umroh dan Kehadiran

“Manfaatkan waktu di Makkah dan Madinah untuk memperbanyak ibadah, memperdalam spiritualitas, serta menjaga kekompakan dan saling membantu antar sesama jemaah,” ujar Ghalieb.

Ia juga mengingatkan para jemaah agar selalu mematuhi aturan yang berlaku selama menjalankan ibadah di Arab Saudi demi menjaga kelancaran dan keselamatan bersama.

Selain itu, Ghalieb menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, termasuk dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama DPRD terhadap fasilitas transportasi embarkasi Gorontalo–Makassar.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Dorong Penyelesaian Status Tanah Gerai Koperasi Desa

Di akhir sambutannya, ia menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan masyarakat dan daerah Gorontalo selama berada di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” tutupnya.

Berdasarkan data panitia, Kloter 28 UPG berjumlah 393 jemaah yang berasal dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Pohuwato, hingga Boalemo, ditambah enam petugas kloter.

Jemaah tertua tercatat atas nama Salim Potutu Tomayahu berusia 84 tahun dari Kota Gorontalo. Sementara jemaah termuda yakni Amillia Salfa Az-Zahra Fahrun dan Akmal Laleno yang masing-masing berusia 17 tahun.

Baca Juga :  Reses Hamzah Muslimin Bahas UMKM dan Tantangan Efisiensi Anggaran

Sesuai jadwal, para jemaah diberangkatkan dari Gorontalo menuju Makassar pada 10 Mei 2026 pukul 23.15 Wita menggunakan maskapai Lion Air.

Selanjutnya, jemaah dijadwalkan terbang menuju Jeddah pada 11 Mei 2026 menggunakan Garuda Indonesia penerbangan GIA 1128 dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pada sore hari waktu setempat.

Sementara kepulangan jemaah direncanakan berlangsung pada 20 Juni 2026 dari Madinah dan tiba kembali di Gorontalo sehari setelahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *