Tabayyun.co.id, GORONTALO – Komposisi kepengurusan Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Gorontalo mengalami perubahan. Dalam susunan terbaru, Ghalieb Lahidjun ditunjuk sebagai Ketua Fraksi menggantikan kepengurusan sebelumnya.
Perubahan tersebut terungkap menjelang rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo yang digelar untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo Tahun 2025 pada Senin, 9 Maret 2026.
Informasi itu mencuat saat pimpinan rapat meminta Sekretaris DPRD membacakan sejumlah surat masuk. Salah satu surat yang dibacakan berasal dari DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo bernomor 006/DPD-GOLKAR/PROV-GTLO/III/2026 tertanggal 5 Februari 2026 terkait perubahan komposisi Fraksi Golkar.
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa jabatan Ketua Fraksi kini diemban oleh Ghalieb Lahidjun. Posisi Wakil Ketua diisi Meyke Kamaru, sementara Sekretaris dipercayakan kepada I Wayan Sudiarta dan Bendahara dijabat Yeyen Septiani Sidiki.
Sementara itu, posisi penasihat fraksi tetap dipegang Idrus M. Thomas Mopili yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Adapun anggota fraksi terdiri dari Paris R. A. Jusuf, Sun Biki, dan Fikram AZ. Salilama.
Menanggapi perubahan itu, Ghalieb menyebut perombakan struktur di dalam organisasi partai merupakan sesuatu yang lumrah. Ia menilai pergantian kepengurusan menjadi bagian dari proses regenerasi kader.
“Perubahan komposisi fraksi adalah hal yang biasa dalam organisasi kader seperti Partai Golkar. Regenerasi menjadi keniscayaan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan partai di masa depan,” kata Ghalieb usai rapat paripurna.
Menurutnya, Partai Golkar selama ini memberi ruang yang luas bagi kader muda untuk berkembang di dunia politik. Ia juga menilai dukungan para senior partai tetap menjadi faktor penting dalam proses pembinaan kader.
“Alhamdulillah, Partai Golkar sangat terbuka memberikan kesempatan kepada kader muda untuk berkembang. Para senior juga tetap memberikan dukungan, penguatan, dan bimbingan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ghalieb menambahkan, kaderisasi yang berjalan konsisten menjadi salah satu kekuatan Golkar untuk tetap bertahan di tengah dinamika politik, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Struktur dan komposisi bisa saja berubah, tetapi semangat kolektivitas dan perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat harus tetap menjadi tujuan utama,” kata Ghalieb.
Ia juga menilai usia Partai Golkar yang telah mencapai 61 tahun menjadi bukti bahwa partai tersebut mampu menjaga eksistensi politiknya di tengah kompetisi yang terus berkembang.
Di akhir pernyataannya, Ghalieb menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin fraksi di DPRD.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, khususnya kepada kader-kader muda untuk memimpin Fraksi Golkar,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Paris R. A. Jusuf yang sebelumnya menjabat Ketua Fraksi Golkar atas proses transisi kepemimpinan yang berlangsung dengan baik.
“Ini adalah tanggung jawab besar yang insyaAllah akan kami jalankan dengan penuh komitmen, baik kepada partai maupun kepada masyarakat Gorontalo,” kata Ghalieb.











