Adhan Dambea Klarifikasi Laporan dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kapolda Gorontalo

Tabayyunn.co.id, Gorontalo — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memenuhi panggilan penyidik Polres Gorontalo Kota untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait peristiwa pembacokan yang terjadi di kawasan Pelataran Sentral pada Sabtu malam, 6 Desember 2025.

Sebelum masuk ke ruang penyidik Satreskrim, Adhan menegaskan komitmennya sebagai warga negara yang patuh aturan.

“Kita sebagai warga negara harus menaati hukum ya,” ujarnya singkat. Kamis, (11/12/25).

Baca Juga :  Aldi Andalan Uloli Tegaskan Visi Kadin Gorontalo Sejalan dengan Kadin Pusat

Adhan menyampaikan bahwa ia tidak keberatan hadir dalam pemeriksaan, terutama karena kejadian tersebut disaksikannya langsung di Pasar Sentral.

“Dipanggil apa saja terkait perkara apa saja, kita harus datang. Tapi insya Allah ini bukan masalah korupsi,” katanya.

Hingga siang ini, pemeriksaan terhadap Adhan masih berlangsung di ruang penyidik.

Baca Juga :  Makan Malam Penuh Makna, Aldi Andalan Uloli Bangun Sinergi dengan Tokoh Nasional

Sebelumnya, kepolisian menetapkan dua pria berinisial AR sebagai tersangka. Keduanya menyerahkan diri tak lama setelah insiden yang memicu perhatian publik tersebut.

Di sisi lain, Adhan mengapresiasi langkah cepat Kapolda Gorontalo dalam menindaklanjuti informasi yang ia sampaikan.

“Ternyata, di dalam laporan tersebut Saya tidak pernah melaporkan Rk, melainkan laporan Saya kepada CBD pada saat itu laporannya sudah dicabut,” ucapnya.

Baca Juga :  Bawaslu Provinsi Gorontalo Kawal Rekap PDPB Semester II 2025, Soroti Validitas Data Pemilih

Sebagai kepala daerah, Adhan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Kapolda Gorontalo.

“Saya pribadi memohon maaf kepada Kapolda Gorontalo,Saya juga mengapresiasi juga langkah Kapolda Gorontalo yang segera mengecek langsing laporannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *