DPRD Gorontalo Provinsi Dukung Percepatan Universal Coverage Jamsostek untuk Lindungi Seluruh Pekerja

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo bersama Komisi IV DPRD menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan Perwakilan Gorontalo guna membahas percepatan pelaksanaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Program tersebut diharapkan mampu memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (4/8/2026), membahas berbagai strategi untuk meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Gorontalo.

Universal Coverage Jamsostek merupakan program yang bertujuan memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga memiliki kepastian perlindungan saat menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

Baca Juga :  Evaluasi Kerja Sama Media, DPRD Provinsi Gorontalo Tekankan Akurasi dan Etika Jurnalistik

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Perwakilan Gorontalo, Sanco Simanullang, mengungkapkan bahwa Gorontalo saat ini menempati peringkat pertama secara nasional dalam capaian Universal Coverage Jamsostek.

Meski demikian, kata Sanco, jumlah pekerja yang telah menjadi peserta masih perlu ditingkatkan. Dari sekitar 550 ribu pekerja yang menjadi sasaran perlindungan, baru sekitar 270 ribu pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, diperlukan dukungan DPRD Provinsi Gorontalo dan pemerintah daerah agar cakupan kepesertaan semakin luas sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh seluruh pekerja.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Pengawasan Kelautan dan Perikanan

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, menilai edukasi kepada masyarakat menjadi langkah utama dalam meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengatakan, DPRD, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah perlu terus memperkuat sinergi dalam menyosialisasikan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.

“Semakin baik pemahaman masyarakat terhadap manfaat BPJS Ketenagakerjaan, maka semakin besar pula kesadaran mereka untuk mendaftarkan diri sebagai peserta, terutama bagi pekerja di sektor informal,” ujarnya.

Baca Juga :  Erwin Ismail Dorong KUA PPAS 2027 Fokus Hasil, Peternakan Harus Jadi Penggerak Ekonomi

Idrus menegaskan, program jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya memberikan santunan ketika terjadi musibah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko sosial ekonomi.

Ia berharap kolaborasi antara DPRD Provinsi Gorontalo, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar target Universal Coverage Jamsostek dapat tercapai.

Dengan semakin luasnya cakupan kepesertaan, perlindungan terhadap pekerja di Gorontalo diharapkan semakin optimal, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *