TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO UTARA – Peringatan Hari Keluarga Internasional dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak dan mendukung proses pendidikan sejak usia dini.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, saat menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam dunia pendidikan.
Menurut Irwan, keluarga memiliki peran mendasar dalam membangun kepribadian dan kebiasaan anak sebelum memasuki lingkungan sekolah formal.
Karena itu, pendidikan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sekolah tanpa dukungan dari lingkungan rumah.
“Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua adalah guru pertama yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kehidupan anak sejak usia dini,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial saat ini membuat peran keluarga semakin dibutuhkan, terutama dalam mengawasi aktivitas anak di lingkungan digital maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, hubungan yang baik antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting untuk menciptakan proses belajar yang maksimal.
Komunikasi yang aktif dinilai mampu membantu perkembangan akademik maupun pembentukan karakter anak.
“Di era sekarang, anak-anak membutuhkan pendampingan yang lebih kuat dari keluarga. Bukan hanya soal akademik, tetapi juga pendidikan moral, etika, dan kemampuan bersosialisasi. Karena itu, komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah harus terus dibangun,” katanya.
Irwan juga mengajak masyarakat Gorontalo Utara untuk menghadirkan suasana keluarga yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak.
Ia berharap momentum Hari Keluarga Internasional menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan juga lahir dari lingkungan keluarga yang sehat dan positif.
“Keluarga yang harmonis akan melahirkan anak-anak yang sehat secara emosional, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. Dari keluarga yang kuat, kita bisa membangun pendidikan yang berkualitas dan menciptakan sumber daya manusia unggul,” tutupnya.













