Hari Lembaga Sosial Desa, Kadis Irwan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pendidikan di Desa

Tabayyun.co.id, GORONTALO UTARA – Peringatan Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) yang jatuh setiap 5 Mei menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat desa dan sektor pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan Abudi Usman, menilai lembaga sosial desa memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat desa, termasuk lembaga sosial yang selama ini menjadi penggerak kegiatan kemasyarakatan.

Baca Juga :  Pelayanan Makin Maksimal, Direktur RSUD ZUS Kumpulkan Pegawai Bahas BPJS

“Lembaga sosial desa memiliki posisi penting dalam mendukung pendidikan karakter, membangun kepedulian sosial, serta menciptakan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Pendidikan akan lebih kuat ketika desa ikut hadir menjaga dan membimbing anak-anak kita,” ujar Irwan Abudi Usman, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Sosialisasi SPMB 2026/2027, Disdik Gorut Tekankan Transparansi Penerimaan

Ia mengatakan, keberadaan lembaga sosial desa dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, terutama di wilayah pedesaan yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurut Irwan, berbagai persoalan pendidikan seperti angka putus sekolah, rendahnya literasi, hingga pengawasan terhadap anak di era digital tidak bisa diselesaikan hanya oleh tenaga pendidik di sekolah.

“Melalui kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial desa, kita bisa membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Gagal Lelang Ditengah Efisiensi Anggaran, Listrik RS Zus Gorut Belum Teratasi: Pelayanan Prima Warga Terus Dioptimalkan

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Lembaga Sosial Desa sebagai pengingat bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan pembangunan pendidikan.

“Desa yang maju adalah desa yang peduli terhadap pendidikan. Ketika anak-anak mendapatkan perhatian, pendampingan, dan lingkungan sosial yang baik, maka masa depan daerah juga akan semakin cerah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *