TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bulango Ulu di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (18/6/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memantau perkembangan pembangunan bendungan sekaligus memastikan kesiapan kawasan proyek menjelang agenda kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Saat berada di lokasi, rombongan DPRD menerima pemaparan dari Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, Ali Rahmat. Ia menjelaskan bahwa progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 94,99 persen.
Menurutnya, sebagian besar pekerjaan utama telah selesai dikerjakan. Saat ini, proyek memasuki tahap penyelesaian sejumlah pekerjaan akhir sebelum bendungan dapat beroperasi secara penuh.
“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 94,99 persen sesuai kontrak awal. Tinggal beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, yaitu pekerjaan bottom outlet dan beberapa bagian pada tubuh bendungan,” jelasnya.
Ali Rahmat mengatakan pekerjaan yang masih berjalan meliputi penyelesaian bottom outlet, beberapa bagian tubuh bendungan, serta tahapan impounding atau pengisian awal waduk.
Ia juga mengungkapkan bahwa anggaran yang tersedia saat ini masih digunakan untuk memenuhi kontrak awal pembangunan. Sementara itu, tambahan pendanaan masih dibutuhkan untuk menuntaskan seluruh pekerjaan yang tersisa.
Selain progres fisik, pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi II juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang kunjungan Wakil Presiden RI ke lokasi bendungan.
“Terkait kunjungan Wapres, kami diminta untuk mempersiapkan bendungan ini dengan sebaik-baiknya dan Insya Allah seluruh persiapan akan kami maksimalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional di daerah.
Menurut Espin, hasil pemantauan menunjukkan pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah memasuki tahap akhir dan persiapan untuk menyambut kunjungan Wakil Presiden berjalan sesuai rencana.
“Kehadiran kami di Bendungan Bulango Ulu ini untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan dan kesiapan menjelang kunjungan Wapres Gibran. Alhamdulillah, dari hasil peninjauan hari ini dapat kita lihat bahwa progresnya sudah mendekati 100 persen dan persiapannya berjalan dengan baik,” ungkap Espin.
Bendungan Bulango Ulu sendiri mulai dibangun pada 2019 dengan nilai investasi sekitar Rp2,46 triliun. Infrastruktur tersebut dirancang memiliki kapasitas tampung air sebesar 93,549 juta meter kubik dan luas genangan mencapai 549,11 hektare.
Keberadaan bendungan ini nantinya diharapkan mampu memperkuat layanan air baku bagi sekitar 880 ribu penduduk, mengairi 5.000 hektare lahan pertanian, mendukung potensi pembangkit listrik tenaga air sebesar 80 megawatt, serta membuka peluang pengembangan destinasi wisata baru di Gorontalo.
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo berharap seluruh pekerjaan yang tersisa dapat segera dituntaskan sehingga manfaat bendungan dapat dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung irigasi, pengendalian banjir, penyediaan air bersih, dan pertumbuhan ekonomi daerah.












