Kantor Wali Kota Gorontalo Jadi Super Prioritas, Anggaran Awal Rp30 Miliar Disiapkan

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo menetapkan pembangunan kantor wali kota baru sebagai program super prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Kebijakan tersebut mengemuka dalam forum perangkat daerah yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (1/4/2026), sebagai bagian dari penyusunan arah pembangunan tahun mendatang.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa proyek tersebut akan menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan.

“Pembangunan kantor wali kota menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan,” tegas Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika memberikan sambutan pada kegiatan itu.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Sekolah Belum Tersentuh Program Makan Bergizi Gratis Saat Reses DPRD Indriani Dunda

Ia menyampaikan, rencana pembangunan telah disiapkan secara bertahap dengan dukungan anggaran daerah. Pada tahap awal, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp30 miliar untuk memulai proyek tersebut.

“Pembangunan kantor wali kota ini menjadi fokus utama kita selama lima tahun ke depan. Tahun depan kita siapkan anggaran sekitar Rp30 miliar sebagai tahap awal,” ujar Wali Kota Adhan.

Menurutnya, pembangunan kantor baru tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan pusat pemerintahan yang lebih representatif.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa proyek besar tersebut akan berdampak pada penyesuaian program lain di tengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga :  Selama Ramadhan 1447 H, ASN Pemkot Gorontalo Pulang Lebih Awal dan Terapkan WFA Tiap Selasa

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita harus benar-benar memilih mana program yang paling penting dan bisa dibiayai,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang oleh seluruh perangkat daerah, agar setiap program dapat diselaraskan dengan kondisi fiskal yang ada.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk mencari sumber pembiayaan alternatif guna mendukung pelaksanaan pembangunan, terutama di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada penurunan dana transfer.

Adhan menyebut, pembangunan kantor wali kota merupakan salah satu target yang ingin diwujudkan selama masa kepemimpinannya.

“Pembangunan kantor wali kota ini selalu saya sampaikan dan saya impikan. Insyaallah kalau Allah mengizinkan, saya tinggalkan jabatan ini, Kota Gorontalo sudah memiliki kantor wali kota yang baru. Ini harapan kita semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Semarak Malam 10 November, Blue Devil dan Warga Sepuluh November Gorontalo Gelar Renungan Perjuangan

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh jajaran pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan tersebut.

“Tidak mungkin saya bekerja sendiri tanpa ada teman-teman. Oleh karena itu, jangan ada kata lelah untuk bekerja demi kepentingan rakyat. Jangan pernah mengeluh dalam bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Di akhir, ia menekankan bahwa capaian pembangunan merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur pemerintah.

“Apa yang kita capai nanti adalah hasil kerja bersama seluruh pegawai di Kota Gorontalo,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *