Kasus Pencurian Bentor di Gorontalo Berakhir Damai, Polisi Terapkan Restorative Justice

Tabayyun,co.id, Gorontalo — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Timur berhasil menuntaskan kasus pencurian kendaraan bermotor jenis bentor melalui pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Kasus yang terjadi pada 2 September 2025 itu diselesaikan melalui jalur damai setelah kedua pihak, yakni pelapor dan terlapor, sepakat berdamai usai menjalani proses mediasi yang difasilitasi kepolisian.

Baca Juga :  ORADO Kota Gorontalo Matangkan Open Tournament Domino HUT TNI ke-81, Fahrudin: Dandim Minta Peserta Tak Dibatasi

Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Suryono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menyebut penyelesaian kasus tersebut dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis untuk menjaga suasana kondusif di masyarakat.

Baca Juga :  Reses Meyke Camaru Dikawal Enam Anggota DPRD Kota, Totok Bachtiar Sampaikan Progres Jalan Palma

“Kami memberikan ruang komunikasi antara korban dan terlapor untuk dapat berkomunikasi, sehingga hasil dari pada proses mediasi dapat diterima secara baik dari korban maupun terlapor, besar harapan untuk tidak melakukan kembali perbuatannya,” jelas AKP Akmal.

Proses mediasi tersebut diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan damai. Dalam kesempatan itu, terlapor mengungkapkan rasa penyesalannya, sementara korban dengan lapang dada menerima permintaan maaf dan sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Baca Juga :  UMKM Gorontalo Dapat Angin Segar, BAPERA Beri Dukungan Penuh Langkah Wali kota Gorontalo : Minta Pemprov Jangan Ganggu Pedagang Kecil

Langkah ini menjadi bukti komitmen Polresta Gorontalo Kota dalam mendorong penerapan keadilan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek hukum, tetapi juga pemulihan hubungan sosial di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *