Tabayyun.co.id, GORONTALO — Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke PT Trans Continent pada Sabtu (2/5/2026). Kunjungan ini bertujuan memantau operasional perusahaan serta kontribusinya terhadap daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Hais Ayuwa, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait aktivitas perusahaan.
Ia mengungkapkan bahwa mayoritas tenaga kerja di perusahaan tersebut berasal dari masyarakat lokal Gorontalo, dengan persentase mencapai sekitar 90 persen. Kondisi ini dinilai memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.
Namun demikian, Hais menyoroti penggunaan kendaraan operasional yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah. Ia menilai hal ini berpotensi mengurangi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan.
“Penggunaan kendaraan berpelat luar daerah ini berdampak pada potensi PAD yang belum optimal, sementara kendaraan-kendaraan besar tersebut turut berkontribusi terhadap kerusakan jalan di Gorontalo, namun pajaknya dibayarkan di daerah lain,” ujarnya.
Ia mendorong agar kendaraan operasional perusahaan dapat dialihkan menjadi berpelat lokal (DM) guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Gorontalo.
Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga terungkap bahwa PT Trans Continent saat ini berstatus sebagai kontraktor yang bekerja sama dengan Pani Gold Project.
Perusahaan tersebut telah beroperasi sekitar dua dekade dan memiliki puluhan cabang di berbagai wilayah Indonesia, dengan Gorontalo menjadi salah satu cabang penting dalam jaringan operasionalnya.
Ke depan, PT Trans Continent berencana melakukan diversifikasi usaha, tidak hanya di sektor transportasi, tetapi juga merambah bidang peternakan, khususnya penggemukan sapi, serta pengembangan komoditas kelapa.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara DPRD dan pihak perusahaan, sekaligus mendorong kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.












