TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 tak sekadar menawarkan parade busana dan pertunjukan seni. Tahun ini, tradisi sulam Karawo akan ditampilkan dalam skala besar melalui atraksi Mokarawo Kolosal.
Sebanyak 500 pengrajin Karawo milenial akan dilibatkan dalam atraksi tersebut. Mereka akan menunjukkan secara langsung proses mokarawo di hadapan masyarakat dan wisatawan.
Konsep ini menjadi salah satu pembeda GKK 2026 dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan Mokarawo Kolosal dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperkuat identitas GKK.
“Tahun ini kita ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Ada 500 pengrajin Karawo milenial yang akan tampil dalam Mokarawo Kolosal. Mereka tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menunjukkan langsung keterampilan dalam proses mokarawo. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memberikan menjaga tradisi sekaligus mendorong regenerasi pengrajin Karawo,” ujar Sultan.
Menurut Sultan, pelibatan ratusan pengrajin muda bukan sekadar untuk memeriahkan acara. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Karawo agar tetap dikenal dan ditekuni oleh generasi berikutnya.
Karawo selama ini dikenal melalui produk jadi berupa kain atau busana. Namun, melalui Mokarawo Kolosal, proses pembuatannya akan menjadi bagian dari atraksi utama.
Masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan langsung ketelitian serta keterampilan pengrajin dalam mengolah kain menjadi karya Karawo.
Konsep tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Karawo tidak berhenti sebagai warisan budaya. Kerajinan khas Gorontalo itu juga memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai bagian dari industri kreatif.
Mokarawo Kolosal menjadi bagian dari rangkaian Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) X dan Gorontalo Karnaval Karawo 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan unsur seni, budaya, kriya, pariwisata, dan ekonomi kreatif dalam satu agenda besar.
Dengan melibatkan 500 pengrajin milenial, penyelenggara berharap GKK 2026 dapat memperluas pengenalan Karawo sekaligus memperlihatkan kepada publik bahwa regenerasi pengrajin terus berjalan.
Gorontalo Karnaval Karawo 2026 juga memiliki posisi strategis karena masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, kalender event nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Masuknya GKK dalam kalender tersebut menjadi peluang bagi Gorontalo untuk memperkuat promosi Karawo sebagai identitas budaya sekaligus produk unggulan ekonomi kreatif daerah.







