Nelayan Leato Ramai-Ramai Minta Bantuan Mesin Tempel, Meyke Camaru Siapkan Aspirasi untuk 2027

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Persoalan bantuan sarana penunjang aktivitas melaut masih menjadi kebutuhan utama nelayan di Kelurahan Leato, Kota Gorontalo. Hal itu mengemuka dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru, Selasa (3/11/2026) malam.

Dalam pertemuan yang didominasi masyarakat pesisir tersebut, bantuan mesin tempel menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga.

Meyke mengungkapkan, masih banyak nelayan yang berharap mendapatkan bantuan mesin tempel untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan.

“Yang paling banyak dipertanyakan masih soal mesin tempel. Masih banyak sekali nelayan yang berharap dapat bantuan,” ungkap Meyke.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Setujui Perubahan APBD 2026, Gusnar Dorong Iuran Tambang Rakyat Jadi Sumber PAD

Selain kebutuhan nelayan, aspirasi juga datang dari kalangan perempuan pesisir. Mereka berharap adanya dukungan pemerintah untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya usaha pengolahan hasil laut.

Menanggapi hal tersebut, Meyke menjelaskan bahwa kewenangan program UMKM saat ini tidak lagi berada di tingkat pemerintah provinsi. Meski demikian, menurutnya, peluang intervensi melalui pemerintah daerah masih terbuka.

“Untuk UMKM saat ini bukan kewenangan provinsi lagi, tapi masih bisa diintervensi oleh pemerintah daerah,” jelas Srikandi Partai Golkar tersebut.

Meyke menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak sekadar dicatat, tetapi akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam perencanaan program pemerintah pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Dorong Sinergi TNI dan Pemerintah untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Ia menjelaskan, tahapan perencanaan program tahun 2026 telah selesai dan kini memasuki tahap pelaksanaan. Karena itu, kebutuhan masyarakat yang disampaikan dalam reses kali ini akan menjadi bahan perjuangan untuk perencanaan tahun 2027.

“Perencanaan 2026 sudah selesai, tinggal eksekusi. Apa yang disampaikan malam ini akan masuk perencanaan 2027,” ujarnya.

Menurut Meyke, potensi kelautan dan perikanan di Kota Gorontalo perlu mendapatkan perhatian serius. Dukungan sarana produksi bagi nelayan serta pengembangan usaha olahan hasil laut dinilai dapat membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.

Baca Juga :  HUT ke-25, Indriani Dunda Soroti Kemajuan Gorontalo dan Tantangan Ekonomi yang Masih Mengemuka

Ia berharap hasil reses di Kelurahan Leato dapat menjadi langkah awal untuk mendorong program pemberdayaan ekonomi yang lebih menyentuh kebutuhan warga.

“Reses di Leato ini semoga bawa angin segar untuk nelayan Kota Gorontalo,” tutup Meyke.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Gorontalo Sucipto Kadir, perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Camat Hulonthalangi, serta tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *