Ollies Datau Dukung Hana Fadel Mohammad Pimpin IWAPI, Munaslub Pecat Nita Yudi

TABAYYUN.CO.ID, BANDUNG — Ollies Datau menyatakan dukungannya terhadap Hana Fadel Mohammad yang terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2026–2031 melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bandung.

Pemilihan tersebut menandai perubahan kepemimpinan organisasi pengusaha perempuan itu setelah forum Munaslub memutuskan memberhentikan Nita Yudi dari jabatan Ketua Umum DPP IWAPI periode 2021–2026.

Hana terpilih secara aklamasi dalam forum yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026. Keputusan tersebut diambil setelah peserta Munaslub membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya.

Dukungan Ollies Datau terhadap kepemimpinan baru IWAPI menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam menentukan arah kepengurusan untuk lima tahun mendatang.

Munaslub Dihadiri 26 Perwakilan DPD

Ketua DPD IWAPI Jawa Barat sekaligus Ketua Pelaksana Munaslub, Masrura Ram Idjal, menjelaskan bahwa forum tersebut dihadiri perwakilan 26 DPD provinsi dari total 37 DPD provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Aksi Solidaritas Mahasiswa Banggai di Gorontalo, Buka Donasi Online dan Turun ke Jalan

Menurut Masrura, penyelenggaraan Munaslub berawal dari usulan sejumlah DPD provinsi yang menyoroti dugaan pelanggaran Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Peraturan dan Ketentuan Organisasi (PKO), serta Kode Etik IWAPI.

Usulan itu disebut memperoleh dukungan sedikitnya dua pertiga dari jumlah DPD provinsi di Indonesia.

Ia menambahkan, panitia telah berkonsultasi dengan Dewan Kehormatan dan Dewan Pertimbangan sebelum forum diselenggarakan.

Masrura menyatakan dukungan dari DPD pengusul, konsultasi organisasi, serta kehadiran peserta menjadi dasar penyelenggara menyatakan Munaslub berlangsung sesuai ketentuan organisasi.

Panitia Verifikasi Kuorum dan Mandat Peserta

Ketua Steering Committee (SC) Munaslub, Fatmah, yang memimpin sidang pembukaan, mengatakan pemeriksaan jumlah peserta dilakukan sebelum persidangan dilanjutkan.

Baca Juga :  Sigit Purnomo di Hadapan Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo: Dana SBSN Rp68,2 Miliar Akan Saya Kejar Terus

Kehadiran perwakilan 26 DPD provinsi dinilai telah memenuhi ketentuan kuorum berdasarkan perhitungan yang disampaikan pimpinan sidang.

Sementara itu, Sekretaris SC sekaligus sekretaris sidang, Rahmawati Dzaelani, menyampaikan bahwa panitia telah memverifikasi mandat seluruh DPD yang hadir.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan peserta dalam mengikuti persidangan dan pengambilan keputusan.

Nita Yudi Diberhentikan, Hana Terpilih Aklamasi

Dalam Sidang Pleno II yang membahas pertanggungjawaban Ketua Umum DPP IWAPI periode 2021–2026, pimpinan sidang Inche DP Sayuna menyatakan forum tetap memberikan kesempatan kepada Nita Yudi untuk menyampaikan penjelasan atas dugaan pelanggaran AD/ART serta laporan pertanggungjawabannya.

Namun, menurut Inche, kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan Nita Yudi untuk memberikan penjelasan dalam forum Munaslub.

Baca Juga :  Sehat Dapat, Paspor Beres! PASPORIA Imigrasi Gorontalo Diserbu Warga Saat Car Free Day

Persidangan kemudian memutuskan menolak laporan pertanggungjawaban dan memberhentikan Nita Yudi dari jabatan Ketua Umum DPP IWAPI periode 2021–2026.

Setelah keputusan tersebut, forum melanjutkan agenda pemilihan ketua umum untuk periode berikutnya.

Hasilnya, Hana Fadel Mohammad terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP IWAPI periode 2026–2031.

Inche menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berakhirnya masa kepengurusan Nita Yudi periode 2021–2026.

Dengan terpilihnya Hana Fadel Mohammad, IWAPI memasuki periode kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran pengusaha perempuan serta mendorong pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi di berbagai daerah.

Dukungan terhadap kepemimpinan baru tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kelanjutan konsolidasi organisasi IWAPI di tingkat pusat maupun daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *