Patroli Gabungan Polda dan Polres Gorontalo Kota Jaga Kawasan UMKM hingga Bundaran Saronde

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Gorontalo Kota menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta aksi premanisme di wilayah Kota Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung mulai Sabtu (6/6/2026) malam hingga Minggu (7/6/2026) dini hari itu dipimpin langsung oleh Teddy Rachesna selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo.

Patroli diawali dengan apel malam yang diikuti personel Subdit III Jatanras Polda Gorontalo, anggota Jatanras Polres Gorontalo Kota, Tim IT, serta Tim Identifikasi Polda Gorontalo.

Baca Juga :  Trotoar Jadi Ruang Hidup Baru UMKM, Totok Bachtiar Dorong Kreativitas dan Kurangi Pengangguran

Sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat menjadi sasaran patroli. Di antaranya kawasan Bundaran Saronde, UMKM Pasar Sentral, hingga Festival UMKM yang berlangsung di depan Rumah Adat Dulohupa, Kota Gorontalo.

Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit mobil taktis Gajah dan dua kendaraan operasional untuk menjangkau sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di kawasan Bundaran Saronde, petugas melakukan pemantauan guna mencegah aksi balap liar yang kerap meresahkan warga. Kehadiran aparat di lokasi tersebut sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Baca Juga :  Lewat Halal Bihalal, Eks Pengurus Kadin Kembali Berkumpul: Bahas Arah Ekonomi Gorontalo

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan UMKM Pasar Sentral. Di lokasi itu, petugas memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menjaga ketertiban, menjauhi minuman keras, serta tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Tim gabungan selanjutnya menyisir area Festival UMKM di sekitar Rumah Adat Dulohupa. Petugas mendatangi sejumlah anak muda yang sedang berkumpul di trotoar Jalan Andalas untuk melakukan pemeriksaan kendaraan dan memastikan tidak terdapat minuman keras maupun senjata tajam.

Baca Juga :  Dari Arena Balap Liar Menjadi Pusat UMKM, Pemkot Pertahankan Program Street Food

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan arahan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung maupun masyarakat di sekitar lokasi festival.

Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Polisi juga tidak menemukan adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol.

Kegiatan patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di berbagai pusat keramaian di Kota Gorontalo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *