TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO UTARA — Momentum Hari Buku Nasional yang diperingati setiap 17 Mei dimanfaatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara untuk mengajak masyarakat memperkuat budaya membaca dan literasi di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman menilai buku masih menjadi jendela utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi digital saat ini.
Menurutnya, kebiasaan membaca perlu terus ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta mampu bersaing di masa depan.
“Hari Buku Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa membaca adalah fondasi utama dalam membangun peradaban dan meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Irwan, Minggu, 17 Mei 2026.
Ia mengatakan, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan terus mendorong penguatan literasi di sekolah melalui berbagai program, mulai dari pengembangan perpustakaan, pojok baca, hingga kegiatan pembiasaan membaca bagi siswa.
“Di era digital saat ini, buku tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan berpikir anak-anak kita. Karena itu budaya membaca harus terus diperkuat,” ujarnya.
Irwan juga mengajak para guru, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya minat baca di kalangan pelajar.
“Kami berharap peringatan Hari Buku Nasional menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan meningkatkan semangat literasi di Gorontalo Utara,” tutupnya.







