Perkuat Ekonomi Pesisir, LP3G Tegaskan Kesiapan Dampingi Program Unggulan Presiden Prabowo

TABAYYUN.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia melibatkan Lembaga Pengawas Pemerintah Provinsi Gorontalo (LP3G) untuk mengawal rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Provinsi Gorontalo.

Sinergi ini dibangun untuk memastikan penentuan lokasi pembangunan berjalan tepat sasaran, memenuhi syarat legalitas, serta mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Keterlibatan LP3G dalam program nasional ini ditandai dengan keikutsertaannya dalam pembahasan penting bersama KKP.

LP3G menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Gorontalo di antara sekitar 42 peserta se-Indonesia yang hadir dalam acara finalisasi pembahasan dan negosiasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta penandatanganan kontrak Swakelola Tipe III.

Baca Juga :  Hermawi Taslim: Pergantian Pimpinan NasDem Gorontalo Menunggu Masa Duka Usai

Kegiatan percepatan penyiapan calon lokasi KNMP tahun 2027 tersebut berlangsung selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (14–16 Oktober 2026), di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua LP3G, Deno Djarai, menyampaikan bahwa dari hasil pemetaan awal di daerah, terdapat kurang lebih 16 titik lokasi yang tersebar di wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Sebelum tim perencanaan teknis (Detailed Engineering Design/DED) dari KKP turun ke lapangan, LP3G bertugas melakukan survei awal dan evaluasi kelayakan.

“LP3G hadir sebagai mitra KKP yang memiliki legal standing resmi. Tugas utama kami adalah melakukan survei awal untuk meminimalisir potensi konflik, terutama terkait permasalahan lahan yang kerap menjadi kendala pada program-program sebelumnya,” ujar Deno Djarai usai mengikuti kegiatan tersebut pada Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga :  Munas MUI 2025, Andi Ilham Bawa Aspirasi Gorontalo ke Forum Nasional
Suasana rapat pembahasan dan finalisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027 bersama KKP RI di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. LP3G Gorontalo hadir mewakili Provinsi Gorontalo untuk memastikan 16 titik lokasi di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango siap diverifikasi dan dievaluasi demi kesejahteraan nelayan.

Selain legalitas lahan, survei yang dilakukan LP3G juga menyasar aspek sosial masyarakat serta pemetaan kebutuhan riil nelayan di lapangan, seperti penyediaan rantai dingin (cold storage) hingga fasilitas penampungan dan distribusi ikan. Informasi awal hasil evaluasi ini nantinya akan diserahkan langsung kepada KKP sebagai bahan pertimbangan utama.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak LP3G dijadwalkan akan menghadap Gubernur Gorontalo, Wali Kota Gorontalo, serta Bupati Bone Bolango untuk menyampaikan kabar baik ini dan memperkuat koordinasi lintas daerah.

Baca Juga :  Prabowo Konsolidasikan Tokoh Bangsa di Istana, Antisipasi Dampak Krisis Global

Deno Djarai juga menekankan bahwa penanganan program ini dilakukan secara profesional dan akuntabel karena berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan negara.

LP3G berkomitmen memastikan seluruh proses pendampingan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang berlaku.

Tepat hari ini, Sabtu, 17 Oktober 2026, yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-75 Presiden Prabowo Subianto, Deno Djarai menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapannya untuk kepemimpinan nasional.

Pihaknya berharap seluruh program kerja Presiden Prabowo dapat berjalan dengan lancar dan sukses pada tahun 2027 mendatang, khususnya program unggulan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *