PIAD DPRD Provinsi Gorontalo Rita Ekwan Sodoti Hadiri Diseminasi PUG, Tekankan Kesetaraan dalam Pembangunan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Ketua PIAD Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Rita Ekwan Ahmad Sodoti menghadiri kegiatan diseminasi Peraturan Daerah tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dan penguatan komitmen daerah dalam implementasi pembangunan yang setara dan inklusif, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hulonthalo Ballroom itu menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Deputi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), perwakilan Bappenas, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala BPS Wilayah Gorontalo, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Gerai KDMP Tuladenggi, Progres Pembangunan Capai 70 Persen

Diseminasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan Pengarusutamaan Gender di daerah guna mendorong pembangunan yang lebih adil dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rita Ekwan Ahmad Sodoti menegaskan bahwa pembangunan daerah harus memberikan ruang yang sama bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi di berbagai sektor strategis.

Baca Juga :  Pansus LKPJ DPRD Provinsi Gorontalo Konsultasi ke Kemendagri, Bahas PAD hingga Sanksi OPD

“Melalui kegiatan diseminasi ini, pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) agar pembangunan di Provinsi Gorontalo benar-benar mampu menghadirkan keadilan dan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai perempuan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun dalam pengambilan kebijakan publik.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gorontalo Apresiasi Kesiapan Polda Hadapi Cuaca Ekstrem

Karena itu, menurutnya, implementasi PUG harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya pembangunan yang setara menuju visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *