Program Pascasarjana Unbita Gorontalo Cetak 31 Magister Baru, Pegawai Sekretariat DPRD Ikut Diwisuda

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Universitas Bina Taruna (Unbita) Gorontalo kembali menghasilkan lulusan magister yang diproyeksikan memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan dan pelayanan publik. Sebanyak 31 mahasiswa Program Magister Ilmu Administrasi resmi mengikuti yudisium Program Pascasarjana Tahun 2026 yang digelar di aula kampus, Sabtu (18/7/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 lulusan merupakan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo. Kehadiran aparatur sipil negara yang berhasil menyelesaikan pendidikan magister diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Rektor Unbita Gorontalo, Ellys Rachman, menjelaskan bahwa para lulusan berasal dari dua jalur pendidikan. Sebanyak tujuh orang merupakan mahasiswa angkatan pertama Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sedangkan 24 lainnya berasal dari angkatan ke-34 Program Magister Ilmu Administrasi reguler.

Baca Juga :  Sengketa Wilayah Bone Bolango- Kota Mandek, Komisi I DPRD Kritik Pemprov

Menurut Ellys, seluruh peserta yudisium telah menyelesaikan proses akademik sesuai standar yang ditetapkan perguruan tinggi. Karena itu, para lulusan dinilai memiliki kompetensi yang memadai untuk menjawab kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang administrasi dan pemerintahan.

“Seluruh lulusan telah melalui proses akademik yang sesuai standar. Mereka memiliki kompetensi, menguasai bidang ilmunya, profesional, dan sangat mumpuni untuk menjawab kebutuhan dunia kerja maupun pemerintahan,” kata Ellys.

Ia menilai keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan magister menjadi bukti komitmen Unbita dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga :  23 Calon Anggota KPID Gorontalo Lolos Administrasi, Peserta Non-Petahana Bersiap Hadapi Tes CAT

Ellys berharap ilmu yang diperoleh selama menjalani pendidikan tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

Menurutnya, lulusan magister memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan daerah.

Salah seorang peserta yudisium, Robin Masihu, mengaku memilih melanjutkan pendidikan di Program Magister Ilmu Administrasi Unbita untuk meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Robin mengatakan ilmu yang diperolehnya selama menjalani perkuliahan akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur.

Baca Juga :  Pansus DPRD Provinsi Tuntaskan Masalah Tambang Pohuwato, Petani Rugi Akibat Sedimentasi

“Harapan saya ilmu yang didapat di bangku kuliah ini bisa saya terapkan untuk membantu pembangunan Pinogu. Sampai sekarang wilayah kami masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, sehingga perlu banyak kontribusi dari sumber daya manusia yang memiliki kompetensi,” ujarnya.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dengan rangkaian penyerahan ijazah dan penyematan selempang kepada seluruh lulusan sebagai simbol resmi selesainya pendidikan pada Program Magister Ilmu Administrasi Universitas Bina Taruna Gorontalo.

Momentum tersebut sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas birokrasi, serta pelayanan publik yang lebih profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *