Tabayyun.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel kerja perdana usai libur Hari Raya Idulfitri dan cuti bersama, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Taruna Remaja tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengingatkan kembali komitmen pelayanan publik setelah masa libur panjang.
Dalam arahannya, Adhan menekankan bahwa tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang diterima ASN berasal dari pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu, menurutnya, tunjangan tersebut harus diimbangi dengan kinerja yang optimal.
“TPP ini bersumber dari PAD, sehingga harus kita jaga bersama dengan kinerja yang baik dan disiplin,” ujarnya.
Ia juga mengumumkan bahwa pembayaran TPP dalam bentuk tunjangan hari raya (THR) mulai direalisasikan pada 25 Maret 2026 sebagai bentuk penghargaan atas kinerja ASN.
Meski demikian, Adhan mengingatkan agar pemberian TPP tidak disalahgunakan, termasuk praktik yang melanggar aturan seperti manipulasi kehadiran.
Ia menjelaskan, keputusan pembayaran TPP THR dilakukan setelah Lebaran dengan pertimbangan tertentu.
“Kalau dibayar sebelum lebaran, pasti uangnya akan habis belanja ini dan itu. Akhirnya usai lebaran, kantong pada kosong. Makanya kami bayar abis lebaran,” tegasnya.
Selain soal tunjangan, Adhan juga menyoroti kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas, termasuk kehadiran dalam rapat.
“Kalau rapat, jangan terlambat. Paling lambat lima menit sudah harus hadir. Kalau dibutuhkan, harus cepat,” tambahnya.
Melalui apel tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo berharap seluruh ASN dapat kembali meningkatkan etos kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat setelah menjalani masa libur Idulfitri.












