Festival Walima Bongo 30 Agustus, DPRD Provinsi Pastikan Pengamanan Disiapkan

TABAYYUN.CO.ID,GORONTALO — Menjelang pelaksanaan Festival Walima dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan keamanan di Desa Religi Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.

Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo ke Polsek Batudaa Pantai, Selasa (25/8/2026).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Fadli Poha dan diterima jajaran Polsek Batudaa Pantai.

Kunjungan itu menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD, khususnya untuk melihat kesiapan aparat dalam menjaga keamanan selama kegiatan keagamaan dan budaya yang diperkirakan melibatkan banyak warga.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi I berkoordinasi dengan kepolisian mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Batudaa Pantai.

Baca Juga :  DWP DPRD Provinsi Gorontalo Siapkan Program 2026, Fokus pada Sinergi dan Partisipasi

Pembahasan juga diarahkan pada kesiapan pengamanan di Desa Religi Bongo, potensi gangguan yang mungkin muncul, hingga langkah antisipasi yang akan dilakukan selama seluruh rangkaian Festival Walima.

Fadli Poha mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan tradisi keagamaan dan budaya masyarakat dapat berlangsung tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

Menurut dia, Festival Walima memiliki nilai penting bagi masyarakat Desa Religi Bongo karena tidak hanya berkaitan dengan peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi budaya yang terus dipertahankan.

“Kami ingin memastikan kesiapan pengamanan, terutama karena kegiatan ini akan melibatkan masyarakat dalam jumlah yang cukup besar. Koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar Fadli Poha.

Baca Juga :  DWP Setwan DPRD Provinsi Gorontalo Semarakkan HUT ke-80 RI Lewat Beragam Kegiatan

Ia menilai koordinasi sejak sebelum kegiatan berlangsung penting dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, terutama karena konsentrasi masyarakat diperkirakan meningkat selama acara.

Keterlibatan pemerintah, kepolisian, panitia penyelenggara dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Polsek Batudaa Pantai menyampaikan perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah hukumnya kepada Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo.

Polisi juga menjelaskan kesiapan aparat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dapat muncul selama pelaksanaan Festival Walima.

Koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Apresiasi PT Moringa, Penggerak Ekonomi Lokal dari Olahan Kelor

Selain aparat keamanan, masyarakat juga diharapkan mengambil peran dengan menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Festival Walima tersebut merupakan bagian dari tradisi masyarakat Desa Religi Bongo dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, acara Doa Maulid Nabi Muhammad SAW dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus 2026 di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan khidmat.

Masyarakat juga diimbau ikut menjaga suasana kondusif sehingga tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *