Tabayyun.co.id, GORONTALO – Ketua tim pemenangan dua kandidat Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo, Jasin Mohammad dan Ollies Datau, menggelar pertemuan untuk membahas dinamika pencalonan sekaligus arah organisasi ke depan. Minggu 29/03/26 di Restoran Canton Palace Kuningan City Jakarta.
Agenda ini tidak hanya membahas strategi pencalonan figur yang diusung, tetapi juga memperlihatkan kesamaan pandangan terkait pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh organisasi pengusaha tersebut.
Keduanya menilai, momentum Musprov kali ini menjadi titik krusial untuk menentukan arah Kadin Gorontalo ke depan di tengah meningkatnya partisipasi generasi muda dan pelaku usaha.
Dalam diskusi yang berlangsung, Jasin menyoroti kapasitas dua kandidat yang dinilai memiliki rekam jejak mumpuni meskipun berada dalam kategori usia muda. Pengalaman organisasi, keterlibatan aktif dalam dunia usaha, hingga jejaring internasional yang telah dibangun menjadi pertimbangan utama dalam menilai kelayakan kepemimpinan ke depan.
Pertama kata Jasin, melihat track record dari kedua figur tersebut sangat luar biasa masih muda kemudian aktif di berbagai organisasi dunia usaha.
Ia juga menegaskan bahwa latar belakang keluarga turut memberi pengaruh terhadap pembentukan karakter kepemimpinan kedua figur tersebut.
“Tentunya, tak hanya melihat dari pengalaman. Namun, Saya dan Ollies melihat keduanya Aldi dan Fauzan memiliki gen kepemimpinan dari sang ayah. Toni Uloli mantan Wakil Gubernur Gorontalo dan juga Fadel Muhammad adalah Gubernur Gorontalo,” ucap Jasin.
Lebih jauh, Jasin menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif menjelang pelaksanaan Musprov agar tidak menimbulkan fragmentasi di internal organisasi.
Ia mengingatkan bahwa proses pemilihan seharusnya menjadi ruang regenerasi, bukan arena konflik.
“Yang kami inginkan adalah suasana tetap kondusif. Musprov bukan ajang perpecahan, tetapi momentum regenerasi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan komitmen bersama untuk menghindari potensi dualisme kepemimpinan di tubuh Kadin Gorontalo.
“Saya dan Ollies juga berkomitmen Kadın kedepan takkan ada dualisme Kadın di Gorontalo,” jelas Jasin yang juga Ketua Asosiasi Perkumpulan Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (Pejagindo) Perwakilan Provinsi Gorontalo.
Tingginya antusiasme dukungan terhadap para kandidat turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Jasin menilai fenomena ini sebagai dinamika yang wajar dalam organisasi besar seperti Kadin, meskipun ia mengakui suasana kompetisi mulai menyerupai kontestasi politik daerah.
“Jelang pemilihan Musprov nuansanya seperti Pilkada, banyak yang mendukung mulai dari generasi muda, organisasi usaha, pelaku usaha lokal, bahkan juga dari pengurus Kadın Gorontalo,” jelas Jasin yang kini menjabat Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Perizinan, Investasi, Ekspor, dan Pasar Modal Kadin Gorontalo.
Di sisi lain, Ollies Datau menegaskan bahwa komunikasi dengan Jasin bukanlah hal baru, melainkan bagian dari hubungan yang telah lama terjalin. Ia menyebut diskusi keduanya kerap berlangsung bahkan di luar konteks Musprov, termasuk membahas isu strategis seperti sektor pertanian jagung di Gorontalo.
“Pertemuan ini bukan hanya pada saat menjelang Musprov Kadın, Saya sering diskusi bersama Jasin karena beliau (Jasin) adalah adik Saya. Kami sering membahas persoalan pertumbuhan jagung Gorontalo,” tutur Ollies. Sebagai pengurus Kadin Pusat Bidang Informasi Strategis dan Keamanan.
Ollies juga mengungkapkan agenda kedatangan Fauzan Fadel Muhammad dalam waktu dekat untuk melakukan silaturahmi dengan pengurus Kadin di berbagai tingkatan.
“Selain masih menunggu Fauzan, Saya juga masih menunggu Pak Fadel Muhammad yang masih berada di luar negeri mengikuti kunjungan Presiden Prabowo Subianto, dan juga ikut Anindya Bakrie,” ucap Ollies.yang juga pernah menjabat dua periode di WKU Kadin Jawa Timur (Jatim) Bidang Organisasi.
Sebagai penutup, Jasin memastikan bahwa komunikasi antar kedua kubu akan berlanjut pada pertemuan langsung antara dua kandidat yang diusung Aldi dan Fauzan.
Pertemuan tersebut, akan dilakukan langsung setelah Jasin dan Ollies berdiskusi. Jasin menilai dialog langsung antar kandidat menjadi langkah penting untuk menyamakan visi organisasi.
“Saya bersepakat dengan ketua tim Fauzan, Ollies Datau, bahwa keduanya akan dipertemukan setelah ini. Namun, kami akan biarkan mereka berbicara empat mata dari hati ke hati mengenai Kadın kedepan serta pencalonan,” tutup Jasin dalam pertemuan tersebut.













