Pemkot Gorontalo Tegaskan Tak Ada Pungutan UMKM di Pasar Sentral, Wali Kota Siap Proses Oknum Nakal

Tabayyun.co.id, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan atau permintaan pembayaran dalam bentuk apa pun bagi masyarakat yang menempati kios di Pasar Sentral.

Hal ini disampaikan oleh seorang Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, yang meminta masyarakat segera melapor jika menemukan adanya oknum yang mencoba meminta bayaran dengan mengatasnamakan pemerintah.

Baca Juga :  Pemberantasan Miras Sudah 90 Persen, Wali Kota Adhan: Razia Harus Tetap Jalan

Ia juga menegaskan kesiapannya untuk membawa ke ranah hukum setiap pihak yang melakukan pungutan liar.

“Sekali lagi, Saya sampaikan jika ada oknum yang mengatasnamakan pemerintah kemudian meminta disetiap lapak. Maka, laporkan ke penegak hukum,” tegas Adhan, Jumat (07/11/25)

Adhan turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku memiliki rekomendasi dari pemerintah untuk menjual atau membeli produk tertentu.

Baca Juga :  Reses Meyke Camaru: Fokus pada Program Bantuan Pangan dan Pasar Murah Bersubsidi Hadir November Ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea

“Saya tidak pernah merekomendasikan kepada masyarakat agar membeli produk di pengusaha si A atau B, silakan rakyat yang memilih sendiri,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo fokus menciptakan suasana usaha yang bersih, tertib, dan kondusif. Kebersihan pasar juga menjadi perhatian utama.

Baca Juga :  Parkir Berlangganan Jawaban Penataan Parkir Kota, Totok Bachtiar Apresiasi Gebrakan Wali Kota Adhan

“Pagi itu harus bersih tempat. Tapi kalau sudah pagi tidak bersih tempatnya saya larang menjual di situ lagi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam dunia usaha. Pemerintah berencana memfasilitasi anak muda dengan akses pinjaman modal usaha kecil untuk mendorong kemandirian ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *