Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea Soroti Minimnya Kontainer, Minta Pemprov Segera Bertindak

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyoroti persoalan terbatasnya kontainer yang dinilai menghambat kelancaran distribusi bahan pokok ke wilayah Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Adhan kepada awak media setelah menghadiri pelantikan Pegawai Administrator yang berlangsung di Bantayo Lo Yiladia, Jumat (13/3/2026).

Menurut Adhan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng saat ini cukup tinggi. Namun proses pengiriman barang ke daerah sering terkendala karena terbatasnya kontainer yang digunakan untuk pengangkutan logistik.

Baca Juga :  Ascott Indonesia Gelar Aksi Sosial Ramadan, 6.500 Kotak Makan Dibagikan di 30 Titik, Hotel Fox Gorontalo Ikut Berpartisipasi

“Hal ini yang harus jadi perhatian Gubernur dan orang-orangnya, bukan hanya urus-urus sampah di Kota Gorontalo,” tegas Adhan.

Ia menilai persoalan tersebut harus segera ditangani karena berhubungan langsung dengan pasokan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Totok Bachtiar Dukung Kebijakan Adhan, Trotoar Jadi Lapak Usaha: “Itu Langkah Kreatif, Bukan Pelanggaran”

“Sekarang masyarakat membutuhkan sembako seperti gula, beras, dan minyak, sementara kontainernya tidak ada,” ujar Adhan.

Adhan menambahkan, kelancaran distribusi logistik sangat bergantung pada dukungan sarana transportasi yang memadai, termasuk ketersediaan kontainer untuk mengangkut berbagai komoditas ke daerah.

Baca Juga :  Komite MTsN 1 Gorontalo Buka Suara Soal Iuran Penyelesaian Aula Al-Kahfi

Menurutnya, jika distribusi berjalan lancar maka ketersediaan bahan pokok di daerah dapat tetap terjaga dan tidak memicu kelangkaan di pasar.

Karena itu, ia berharap pemerintah provinsi segera memberi perhatian terhadap persoalan tersebut agar arus distribusi logistik menuju Gorontalo dapat berjalan lebih optimal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *