Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Abrasi Sungai Bakti, Ancam Area Pemakaman Warga

Tabayyun.co.id, Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo melalui Komisi III turun langsung meninjau kondisi abrasi Sungai Bakti di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (2/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga terkait kerusakan tebing sungai yang kian parah. Abrasi yang terjadi bahkan sudah mendekati kawasan pemakaman umum dan dinilai berpotensi menimbulkan risiko lebih besar.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tuli, mengatakan pihaknya sengaja turun ke lokasi untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat.

Baca Juga :  Bapemperda dan OPD Bahas Ranperda Baru, Pemuda Jadi Sorotan

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan yang memang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Espin, penanganan abrasi tidak bisa ditunda mengingat dampaknya yang terus meluas. Ia menegaskan, Komisi III akan mendorong percepatan penanganan melalui koordinasi lintas instansi.

Ia juga menyebutkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk Balai Sungai, guna memastikan langkah penanganan dapat segera direalisasikan.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan yang memang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Reses Meyke Camaru, Warga Libuo Keluhkan Sulitnya LPG 3 Kg

Selain itu, Komisi III membuka peluang penerapan skema pembiayaan bersama atau sharing anggaran agar penanganan abrasi dapat segera dilakukan tanpa terkendala keterbatasan anggaran.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan DPRD Provinsi Gorontalo terhadap kondisi lingkungan di desa mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Ibu Komisi III atas perhatian terhadap kondisi sungai di desa kami. Ini menjadi apresiasi besar bagi masyarakat, meskipun bukan dari dapil sini, namun tetap peduli,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berbeda dari Biasanya, Reses Indriani Dunda Diisi Pengajian dan Aspirasi Majelis Taklim

Warga juga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah dan DPRD dalam mengatasi abrasi yang semakin mengancam.

“Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan, apalagi berada di area pemakaman umum. Kami berharap ada langkah nyata dan koordinasi dengan Balai Sungai agar penanganannya lebih maksimal,” tambahnya.

Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat penanganan abrasi Sungai Bakti, sekaligus upaya melindungi lingkungan serta keselamatan masyarakat di sekitar bantaran sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *